Review Mad Max: Mobil, Ledakan, dan Kegilaan!

Reading time:
September 15, 2015

Konsep Open-World yang Familiar

Konsep open-world yang ditawarkan Mad Max bukanlah sesuatu yang baru.
Konsep open-world yang ditawarkan Mad Max bukanlah sesuatu yang baru.

Mad Max adalah sebuah game action open-world dengan sistem yang sebenarnya bisa dibilang, tak terlalu inovatif. Kerennya? Sejak awal permainan, Wasteland – dunia yang Anda jelajahi di game ini dibuka sejak awal tanpa batas apapun. Ini berarti, Anda punya kebebasan nyaris mutlak untuk langsung mengeksplorasi sebagian besar peta yang ada dan melakukan hal gila apapun yang Anda inginkan di sini. Walaupun harus diakui, tidak banyak yang bisa Anda kerjakan selain berupaya untuk menyelesaikan serangkaian side mission dan misi utama yang tersebar dalam bentuk ikon di peta.

Anda yang sempat mencicipi game seperti Assassin's Creed tidak akan asing lagi dengan sistem seperti ini. Map dipenuhi dengan banyak ikon yang merepresentasikan misi atau resource yang bisa dikumpulkan, dengan tugas spesifik dan rewardnya sendiri.
Anda yang sempat mencicipi game seperti Assassin’s Creed tidak akan asing lagi dengan sistem seperti ini. Map dipenuhi dengan banyak ikon yang merepresentasikan misi atau resource yang bisa dikumpulkan, dengan tugas spesifik dan rewardnya sendiri.
Anda bisa menggunakan balon udara yang tersebar di setiap region ini untuk melihat titik penting mana saja yang pantas dikunjungi.
Anda bisa menggunakan balon udara yang tersebar di setiap region ini untuk melihat titik penting mana saja yang pantas dikunjungi.

Jika ada satu kata yang secara sederhana bisa menyimpulkan skema open-world Mad Max, maka Anda bisa menyebutnya serupa dengan apa yang selalu dilakukan Ubisoft dengan Assassin’s Creed. Ini berarti Anda akan menuju ke satu region, dihadapkan pada begitu banyak ikon yang bertebaran di layar dengan fungsi uniknya masing-masing, dan berupaya untuk menyelesaikan setiap darinya. Anda bisa sekedar mengumpulkan resource, menghancurkan pemompa minyak mentah milik Scrotus, membunuh pemimpinya di tiap region yang disebut sebagai “Top Dog”, atau menyusuri jalur supply dan menghancurkan Convoy kendaraan mereka. Seperti yang bisa diprediksi, terlepas dari region yang berbeda-berbeda, setiap darinya akan memuat variasi misi yang sama.

Ada misi yang meminta Anda meledakkan pompa minyak mentah milik Scrotus.
Ada misi yang meminta Anda meledakkan pompa minyak mentah milik Scrotus.
Atau sekedar menarik jatuh monumen tanda kekuasaannya di sepanjang region untuk melemahkan pengaruh diktator yang begitu ditakuti ini.
Atau sekedar menarik jatuh monumen tanda kekuasaannya di sepanjang region untuk melemahkan pengaruh diktator yang begitu ditakuti ini.

Namun bukan sekedar untuk menyibukkan Anda, Avalanche terhitung berhasil menyuntikkan motivasi yang jelas bagi Anda untuk melibatkan diri hingga puluhan jam dengan segudang misi-misi kecil yang tersebar di Wasteland. Untuk setiap aksi  yang Anda lakukan, termasuk menghancurkan beragam menara tanda kekuasaan Scrotus dan lokasi Sniper yang ada, akan menurunkan pengaruh Scrotus di region tersebut. Anda seolah tengah berperan sebagai seorang penyelamat, yang membantu para penguasa region untuk memperoleh pengaruh mereka kembali. Namun, Anda tentu saja bukanlah seorang filantropis yang “bekerja” semata-mata untuk kemashalatan bersama. Ada reward yang pantas di balik kesibukan ini.

Scraps, mata uang di Wasteland inilah yang Anda kejar. Anda bisa mendapatkannya lewat proses looting untuk semua musuh yang berhasil Anda tundukkan atau mobil yang Anda hancurkan, atau dari menyelesaikan beragam side quest ringan yang tersebar. Namun jika Anda berhasil membebaskan region tertentu dengan menghancurkan beberapa area penting bagi Scrotus, maka ia akan dipenuhi oleh ally Anda. Hasilnya? Untuk setiap area ini, Anda akan meningkatkan jumlah Scraps yang Anda dapatkan secara berkala layaknya simpanan bank yang terus cair tanpa Anda duga sebelumnya. Semakin banyak area yang Anda “tangkap”, semakin tinggi jumlah Scraps yang Anda dapatkan dalam periode tertentu, semakin tidak menjadi masalah pula ia.

Tenang, semua kesibukan Anda yang curahkan ini akan mendapatkan reward sepadan. Berupa jumlah total Scraps yang bisa didapatkan secara berkala.
Tenang, semua kesibukan Anda yang curahkan ini akan mendapatkan reward sepadan. Berupa jumlah total Scraps yang bisa didapatkan secara berkala.
Berfungsi sebagai mata uang utama, Scraps menjadi kunci untuk memperkuat Max dan mobil andalannya.
Berfungsi sebagai mata uang utama, Scraps menjadi kunci untuk memperkuat Max dan mobil andalannya.

Lantas, untuk apa Scraps ini? Maka seperti mata uang pada umumnya, ia bisa digunakan untuk semua hal yang Anda butuhkan, baik untuk memperkuat Max atau Magnum Opus itu sendiri. Anda bisa memperkuat Max dengan memberikan equipment atau variasi senjata yang lebih baik untuk memudahkan Anda menjalani pertarungan yang ada, atau memastikan Magnum Opus Anda lebih relevan dari sisi serangan, pertahanan, atau senjata untuk menghadapi setiap ancaman yang datang dari beragam sudut. Scraps memainkan peranan yang begitu penting untuk mendorong Anda untuk terus “membersihkan” area-area ini. Apalagi, Mad Max sendiri akan bertarung dengan begitu banyak musuh selama aksinya.

Anda juga bisa memperkuat Max dengan cara lain, yakni menyelesaikan beragam challenge yang ada dan mengumpulkan mata uang khusus bernama
Anda juga bisa memperkuat Max dengan cara lain, yakni menyelesaikan beragam challenge yang ada dan mengumpulkan mata uang khusus bernama “Griffa Points”. Anda bisa membelanjakannya dengan bertemu Griffa di sepanjang region.
Berbeda dengan upgrade Scraps yang bersifat fisik, upgrade yang ditawarkan Griffa berperan tak ubahnya perk khusus tertentu.
Berbeda dengan upgrade Scraps yang bersifat fisik, upgrade yang ditawarkan Griffa berperan tak ubahnya perk khusus tertentu.

Selain Scraps untuk memperkuat hal ini, Anda juga bisa memperkuat Max dengan cara lain – yakni mengumpulkan sebuah mata uang lain berbeda bernama Griffa Point. Berbeda dengan Scraps yang ditujukan untuk item fisik, Griffa Point yang bisa didapatkan dengan menyelesaikan Challenge atau misi sampingan tertentu lebih ditujukan untuk memperkuat psikis dan ability milik Max. Anda bisa mengarahkannya untuk mempertebal bar Health, memastikan bahwa Anda bisa “memanen” air sebagai item penyembuh lebih efektif, atau sekedar memastikan bahwa senjata melee yang Anda dapatkan di dalam pertarungan tak cepat rusak. Mad Max juga diperkuat dengan sistem level dengan “Road Warriors” sebagai level tertinggi, yang akan menentukan variasi equipment seperti apa yang terbuka untuknya.

Sistem pertarungannya mirip dengan apa yang diaplikasikan Rocksteady untuk Batman: Arkham.
Sistem pertarungannya mirip dengan apa yang diaplikasikan Rocksteady untuk Batman: Arkham.
Tapi berbeda dengan Batman yang super lincah, animasi gerak Mad Max yang lebih lamabt membuat Anda cukup harus mempertimbangkan timing serangan dan counter.
Tapi berbeda dengan Batman yang super lincah, animasi gerak Mad Max yang lebih lamabt membuat Anda cukup harus mempertimbangkan timing serangan dan counter.

Maka dengan semua peningkatan dari sisi equipment dan senjata untuk Max ini, ia akan lebih siap untuk menghadapi pertarungan tangan kosong yang jadi elemen terpenting lainnya untuk game yang satu ini. Sistemnya sendiri akan terasa begitu familiar untuk Anda yang tak asing lagi dengan sistem pertarungan Rocksteady di Batman: Arkham. Anda bisa menekan tombol yang sama untuk kombo serangan dan menahannya untuk serangan lebih kuat. Anda juga mendapatkan satu tombol khusus untuk melakukan counter secara instan ketika serangan datang dari beragam arah. Namun ada yang membuat Mad Max terasa berbeda, terutama dari sensasi lambatnya animasi gerak yang ada. Berbeda dengan Batman yang lincah dan tak kesulitan untuk bergerak “gila” dari satu sudut ke sudut lainnya dan melakukan counter secara instan, ada sedikit elemen timing di dalam Mad Max.

Sayangnya, variasi musuhnya bisa dibilang sangat minim.
Sayangnya, variasi musuhnya bisa dibilang sangat minim.
Hal yang sama juga terjadi di variasi musuh tertinggi yang seharusnya jadi pemimpin tiap region - Top Dog. Semuanya menawarkan variasi serangan sama, cara penyelesaian sama, dengan variasi bentuk hanya beda di cat muka saja.
Hal yang sama juga terjadi di variasi musuh tertinggi yang seharusnya jadi pemimpin tiap region – Top Dog. Semuanya menawarkan variasi serangan sama, cara penyelesaian sama, dengan variasi bentuk hanya beda di cat muka saja.
Di sinilah kelemahan terbesar Mad Max dari sisi gameplay.
Di sinilah kelemahan terbesar Mad Max dari sisi gameplay.

Namun sayangnya, seperti semua misi yang tersebar di Wasteland, Avalanche juga tidak menyuntikkan variasi musuh yang cukup di Mad Max ini. Terlepas dari region apapun yang tengah Anda kunjungi dan faksi apapun yang berusaha mengeluarkan jantung Anda dari tubuh, Anda akan terus berhadapan dengan tipikal musuh sama namun dengan bentuk berbeda. Ada musuh biasa, musuh yang bergerak cepat dengan counter untuk membuka pertahanan, musuh dengan defense tinggi yang butuh diserang dengan serangan kuat, dan tipikal super lincah namun tak mampu menerima banyak damage. Parahnya lagi? Top Dog – tipikal musuh yang seharusnya menjadi “pemimpin” Scrotus di tiap region ternyata sama semua, terlepas dari region apapun yang tengah Anda bebaskan. Mereka semua tampil sebagai Brute besar dengan senjata berat yang lambat yang hanya berbeda di cat muka. Semuanya berbagi jenis serangan sama dan dikalahkan dengan cara yang sama pula. Minimnya variasi musuh ini bisa dibilang, salah satu kelemahan terbesar Mad Max dari sisi gameplay.

Mad Max tetaplah game menyenangkan yang siap untuk menyita puluhan jam waktu permainan Anda. Itu jika Anda termasuk gamer yang tak terlalu sensitif dengan konten repetitif.
Mad Max tetaplah game menyenangkan yang siap untuk menyita puluhan jam waktu permainan Anda. Itu jika Anda termasuk gamer yang tak terlalu sensitif dengan konten repetitif.

Namun terlepas dari kelemahan ini, Mad Max tetaplah sebuah game open-world yang menyenangkan dan siap untuk memotivasi Anda menghabiskan waktu panjang untuk menikmatinya. Hanya saja, game ini mungkin cocok untuk Anda yang tidak pernah bermasalah dengan tipikal gameplay monoton dengan variasi misi dan musuh yang hanya itu-itu saja. Jika Anda termasuk gamer yang cepat bosan dan secara konsisten ingin dikejutkan dengan sesuatu yang baru, Mad Max bisa jadi bencana.

Magnum Opus – Senjata Bergerak Anda

Magnum Opus - nyawa kedua Anda!
Magnum Opus – nyawa kedua Anda!

Hampir mustahil rasanya untuk membicarakan Mad Max, tanpa membicarakan mobil-mobil keren yang selalu menemani semestanya. Tidak lagi sekedar sebagai alat transportasi, namun sesuatu yang suci dan dilihat sebagai senjata utama untuk memastikan diri mampu bertahan hidup.Untungnya, Avalanche sendiri berhasil menangkap pesona yang satu ini via versi video gamenya. Menyusuri begitu banyak pasir, tanah kering, rongsokan sampah, hingga minyak mentah yang tumpah begitu saja, Anda akan diperkuat oleh sebuah mobil yang tiada duanya – Magnum Opus.

Maka seperti yang bisa Anda lakukan dengan Max, memodifikasi penampilan dan memperkuatnya, Anda juga bisa melakukan hal yang serupa dengan Magnum Opus ini. Terbagi ke dalam berbagai kategori perlengkapan, yang beberapa di antaranya hanya bisa dibuka setelah Anda menyelesaikan misi utama atau sampingan tertentu, misi Anda sederhana – memastikan Magnum Opus Anda tampil sebagai “raja jalanan” yang tangguh dan mematikan. Mengapa? Karena sebagian besar waktu Anda akan dihabiskan di sini, bukan karena kemacetan, tetapi karena ia jadi satu-satunya alat Anda untuk bergerak dan menyusuri Wasteland.

Dengan jumlah Scraps yang cukup dan
Dengan jumlah Scraps yang cukup dan “teknologi” yang dibuka dari misi sampingan ataupun utama, Anda bisa memperkuat Magnum Opus dan menjadikannya lebih mematikan.
Anda bisa membuatnya menyemburkan api dari kedua sisi.
Anda bisa membuatnya menyemburkan api dari kedua sisi.
Atau menarik jatuh sniper dari tempat tinggi dengan harpoon
Atau menarik jatuh sniper dari tempat tinggi dengan harpoon “sakti” Anda.

Beberapa misi  untuk membersihkan region dari cengkeraman Scrotus juga hanya bisa dilakukan dengan Magnum Opus ini. Dengan senjata yang ia bawa, dari Harpoon yang bisa digunakan untuk menahan dan menarik benda tertentu, sniper jarak jauh nan super kuat, semprotan api di kedua sisi, hingga Thunderpoon yang tampil bak ubahnya sebuah rocket launcher kecil, Anda harus memastikan diri bisa bertahan hidup dari semua ancaman yang ada. Anda bisa menggunakan Magnum Opus untuk menghancurkan pintu raksasa yang menghalangi Anda dari base pasukan Scrotus, menghancurkan convoy mobil musuh lain, hingga sekedar melibatkan diri dalam Death Race – sebuah event racing mematikan yang memungkinkan Anda melakukan segala cara untuk menang, bahkan cara “kotor” sekalipun.

Anda tak perlu takut menghancurkannya, karena Chumbucket akan secara otomatis menanganinya ketika Magnum Opus berada dalam kondisi diam.
Anda tak perlu takut menghancurkannya, karena Chumbucket akan secara otomatis menanganinya ketika Magnum Opus berada dalam kondisi diam.

Magnum Opus adalah “nyawa” kedua Anda. Namun jangan khawatir bahwa Anda akan kehilangan mobil ini dengan mudah, apalagi ketika berhadapan dengan semua ancaman ini. Jikapun ia berada dalam posisi rusak parah, Anda selalu bisa mengandalkan Chumbucket yang senantiasa menemani Anda di belakang untuk memperbaikinya. Anda hanya harus memberhentikan mobil dan memberikan instruksi singkat untuk membuatnya bergerak ke kap mobil dan mulai memperlihatkan keahlian mekaniknya yang luar biasa. Chumbucket juga secara otomatis akan memperbaiki mobil Anda dengan damage sekecil ataupun sebesar apapun setiap kali Anda keluar mobil. Berita baiknya? Magnum Opus tidak akan serta merta hancur begitu saja dan menewaskan Anda jika Anda harus menerima damage yang besar. Ketika “sekarat”, Anda hanya akan mendapatkan countdown 5 detik untuk segera keluar dan menunggu Chumbucket selesai menanganinya. Ia benar-benar adalah nyawa kedua Anda di Wasteland.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…