Gamer Pro StarCraft 2 Ditahan Karena Rekayasa Hasil Pertandingan

Reading time:
October 20, 2015
legacy of void

Hampir setiap pertandingan olahraga berskala nasional ataupun internasional biasanya dekat dengan aroma judi. Hal ini seringkali dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi maupun golongannya. Misalnya dengan melakukan match-fixing atau pengaturan pertandingan.

Namun yang menarik, skandal semacam ini ternyata juga sering ditemukan di ranah eSports! Contohnya, baru-baru ini dunia eSports di Korea tercoreng berkat beberapa gamer profesional StarCraft 2 beserta pelatihnya terlibat dalam match-fixing!

Tidak hanya ditahan, pelatih utamanya, Gerrard, dan salah satu gamer yang bernama YoDa juga di-banned seumur hidup! Para gamer ini melakukan match-fixing antara Januari hingga Juni 2015. Mereka kalah secara sengaja dari lawannya setelah melihat bursa taruhan yang lebih banyak memihak mereka untuk memenangkan pertandingan.

Beberapa pemain pro SC2 di Korea ditahan karena dianggap terlibat skandal judi dan match-fixing.
Beberapa pemain pro SC2 di Korea ditahan karena dianggap terlibat skandal judi dan match-fixing.

Asosiasi eSports di Korea, KeSPA, langsung meminta maaf atas kejadian tersebut dan mengumumkan bahwa mereka sedang bekerjasama dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini.

“Sejak 2010 lalu, KeSPA telah bekerjasama dengan para pelaku industri untuk melawan judi ilegal yang terus mengancam pondasi dari eSports. Sangat disayangkan kejadi serupa terjadi lagi, dan kami meminta maaf kepada para fans eSports yang telah memberikan cinta dan dukungan mereka,” ujar pihak KeSPA.

Saat ini proses investigasi secara mendalam masih terus dilakukan, dan KeSPA berjanji akan mengungkap lebih jauh skandal tersebut secepatnya. Bagaimana menurut Anda?

Load Comments

PC Games

August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…

PlayStation

August 15, 2022 - 0

Review Digimon Survive: Seru Iya, Bosan Juga Iya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Digimon Survive? Mengapa kami menyebutnya…
July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…