One Life – FPS Dimana Anda Hanya Bisa Hidup Sekali!

Reading time:
October 21, 2015

Respawn sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari desain hampir semua game yang dirilis saat ini. Sebagai sebuah media hiburan yang didesain untuk tampil menyenangkan lewat serangkaian tantangan, konsep Respawn, terlepas dari betapa tidak realistisnya itu adalah satu-satunya solusi paling reliable untuk memastikan gamer selalu punya kesempatan untuk menyelesaikannya. Beberapa developer berusaha memodifikasi sistem seperti ini untuk memberikan efek resiko yang lebih kentara, seperti permanent death misalnya. Begitu mati, karakter yang Anda gunakan akan secara otomatis hilang dan Anda dipaksa untuk memulai progress kembali dari awal dengan karakter yang baru. Namun apa yang ditawarkan sebuah game action baru – One Life ini, membawa konsep kematian ini ke level ekstrim yang baru!

Masih berusaha untuk lolos dari Steam Greenlight, daya tarik utama One Life terletak pada konsep ekstrim mereka soal kematian karakter. Ia membawa sistem “Permanent Death” ke level yang baru. Seperti nama yang ia usung, Anda benar-benar hanya punya satu nyawa saja di dalam game ini! Ini berarti, alih-alih sekedar memaksa Anda untuk mengganti karakter baru dan mengulang progress dari awal, kematian akan mengunci game ini dari library Steam Anda. Benar sekali, begitu Anda dinyatakan tewas, Anda tidak akan bisa memainkan game ini lagi selamanya.

Membawa konsep kematina permanen ke level yang lebih ekstrim, mati di One Life berarti Anda tidak akan bisa lagi mengakses game ini selamanya.
Membawa konsep kematian permanen ke level yang lebih ekstrim, mati di One Life berarti Anda tidak akan bisa lagi mengakses game ini selamanya.

Walaupun demikian, tak semua aksi berbahaya akan langsung berakhir dengan kematian secara instan. Anda akan melewati semacam kondisi kritis terlebih dahulu ketika bertarung dengan player lain. Dalam kondisi ini, player lain bisa memilih untuk mengampuni nyawa atau menghabisi Anda secara langsung. Jika dihabisi langsung, Anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada One Life! Sementara jika diampuni, dev. One Life berharap beragam skenario bisa muncul dari sana, termasuk mengampuni mereka hingga menjadikan mereka tawanan yang bisa diperlakukan semena-mena.

Namun sayangnya, sejauh ini respon gamer di dunia maya justru lebih banyak mengarah ke negatif terkait konsep ekstrim One Life ini. Sesuatu yang rasional, mengingat bahwa game ini sendiri rencananya akan didistribusikan sebagai game berbayar dan bukannya free to play. One Life rencananya akan dilemparkan dengan range harga sekitar USD 10, harga yang tentu saja terhitung tinggi dengan resiko kematian yang demikian fatalnya. Belum jelas apakah sang developer akan memodifikasi game ini nantinya mengingat feedback yang cukup keras atau tetap bertahan dengan idealisme mereka.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda tertarik mencicipi sebuah game yang tak akan lagi bisa dimainkan begitu Anda tewas seperti One Life ini?

Source: Kotaku

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…