Review Pro Evolution Soccer 2016: Kembali ke Era Kejayaan!
Cuaca yang Dinamis dan Kontrol untuk Selebrasi Gol

Salah satu peningkatan yang patut diacungi jempol di PES 2016 adalah fitur Dynamic Weather. Ya, di game ini, cuaca yang terjadi di sebuah pertandingan bisa berubah seketika, misalnya tiba-tiba hujan turun dan membasahi seluruh stadion sehingga lapangan menjadi becek. Efek percikan air pun terlihat saat pemain berlari, menendang bola, atau melakukan sliding tackle.

Hal baru lainnya adalah Anda memiliki kontrol penuh untuk melakukan selebrasi ketika mencetak gol ke gawang lawan. Tidak bisa dibilang inovatif memang, karena FIFA sudah lebih dulu menerapkannya.


Di PES 2016, menekan tombol Full Celebration akan langsung beralih ke cutscene dimana pemain akan merayakan gol dengan gaya khas-nya. Contohnya adalah Fransesco Totti dengan selebrasi Selfie. Selain itu, Anda juga bisa langsung berlari ke spot-spot tertentu di lapangan untuk mendapatkan cutscene yang berbeda. Misalnya dengan cara berlari ke bendera yang ada di titik corner kick, lari ke arah kamera wartawan, atau ke arah penonton di belakang gawang lawan.
AI yang (Semakin) Cerdas!

Problem utama dari berbagai game simulasi sepak bola adalah AI. Tingkat kecerdasan dari rekan satu tim Anda akan sangat berpengaruh pada jalannya pertandingan, dan pada nyaman atau tidaknya Anda bermain. Tak heran jika Konami, dan juga sang pesaing utama tentunya, selalu memberi peningkatan pada AI di setiap game yang mereka rilis dari tahun ke tahun.
Di PES 2016, AI terasa lebih pintar dalam mengambil keputusan. Rekan satu tim Anda akan berinisiatif membuka ruang dan menjalankan perannya masing-masing sesuai strategi yang Anda terapkan. Jika Anda senang mengeksploitasi dua bek sayap ketika melakukan serangan, Anda akan melihat mereka otomatis maju ke depan dan siap menerima umpan untuk menelusuri sisi kiri dan kanan pertahanan lawan.

Bukan hanya kawan, AI lawan pun kini semakin cerdas. Seolah benar-benar mendapat arahan dari pelatih di pinggir lapangan, mereka akan secara taktis beradaptasi untuk mengimbangi alur permainan Anda.
Komentator Baru! Tapi…..

Harus diakui kami memiliki ekspektasi tinggi ketika mengetahui PES 2016 punya komentator baru bernama Peter Drury. Bagaimana tidak, selama ini PES diisi oleh duo Jon Champion dan Jim Beglin yang menurut kami, semakin membosankan dengan gaya mereka yang monoton ketika membawakan sebuah pertandingan dan kalimat-kalimatnya yang terasa diulang-ulang serta terkadang tidak relevan.
Sayang, ekspektasi tinggi untuk mendapatkan suasana pertandingan yang lebih seru ternyata tidak terpenuhi oleh Peter Drury. Problem-nya masih sama, kalimat yang kurang variatif, kurang relevan, dan jika Anda dengarkan dengan seksama, banyak kalimat yang sesungguhnya sama dengan yang sering diucapkan Jon Champion.










