Playstation VR Punya “Konsol” Sendiri?

Reading time:
November 3, 2015
ps vr

Bagaimana caranya, sebuah konsol “selemah” Playstation 4 bisa menawarkan pengalaman Virtual Reality yang nyaman? Pertanyaan inilah yang mungkin mengemuka di sebagian besar benak gamer. Sebuah pertanyaan yang bukannya tidak beralasan jika melihat bagaimana spesifikasi yang ia usung sekarang bahkan sudah sulit untuk menangani game-game third party dalam kualitas visual, framerate, ataupun resolusi paling optimal. Apalagi jika mengingat bahwa produk Virtual Reality seperti Oculus Rift atau HTC Vive, misalnya, menuntut spesifikasi PC yang lumayan kuat. Pertanyaan tersebut tampaknya menemukan jawaban pastinya. Playstation VR tak menggunakan semata-mata kekuatan Playstation 4!

Apakah Anda masih ingat pernyataan eksekutif Sony beberapa waktu yang lalu? Bahwa kemungkinan mereka akan menawarkan Playstation VR dengan range harga setara sebuah konsol baru? Tampaknya pilihan tersebut beralasan.

Sebuah kotak terpisah untuk memroses VR?
Sebuah kotak terpisah untuk memroses VR?
Beberapa media luar di masa lalu memang sempat memotret sebuah kotak terpisah. Inikah yang disebut sebagai unit processing untuk PSVR?
Beberapa media luar di masa lalu memang sempat memotret sebuah kotak terpisah. Inikah yang disebut sebagai unit processing untuk PSVR?

Informasi terbaru yang mengemuka dari presentasi Ram Madhava – Developer Services and Support Sony di ajang Unite 2015 memberikan sedikit gambaran soal dari mana asal performa Playstation VR. Dalam slide presentasi yang ia usung, ia dengan jelas menuliskan bahwa Playstation VR akan hadir dengan unit processing-nya sendiri, sebuah kotak terpisah yang akan berfungsi tak ubahnya expansion untuk Playstation 4. Presentasi yang sama juga melaporkan perkembangan yang sangat positif soal pengurangan latency dan teknik yang disebut Reprojection untuk memastikan kenyamanan VR yang lebih optimal terlepas dari kemampuan hardware yang tak seberapa kuat.

Sony sendiri berencana untuk merilis Playstation VR di tahun 2016 mendatang, walaupun sayangnya, masih tanpa tanggal rilis dan tingkat harga yang pasti. An extra box, huh?

Source: NeoGaf

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…