Review Fallout 4: Tak Sefantastis yang Dibayangkan!

Reading time:
November 19, 2015
Fallout 4 jagatplay (2)

Hype, kata yang satu ini tampaknya sudah cukup untuk menggambarkan posisi Fallout 4 di mata gamer saat ini. Bagaimana tidak? Menjadi salah satu game yang paling diminta dari Bethesda sejak eksistensi Skyrim yang fenomenal, Fallout 4 akhirnya diperkenalkan kepada publik dengan cara yang tidak biasa. Berbeda dengan proyek kebanyakan yang biasanya diumumkan 1-2 tahun sebelum rilis untuk memancing lebih banyak perhatian, Bethesda cukup optimis bahwa Fallout 4 hanya butuh waktu beberapa bulan sebelum rilis. Optimisme yang terbayar manis. Hanya dalam hitungan hari sejak rilis, ia memang menorehkan angka penjualan yang luar biasa. Angka yang bahkan cukup untuk membuat pengunjung situs dewasa menurun dengan jumlah yang cukup signifikan.

Fallout 4 memang hampir memenuhi semua harapan gamer. Sebuah dunia post-apocalyptic yang tak hanya dilukiskan dengan atmosfer yang tepat, namun dengan sistem pertempuran yang terasa jauh lebih dinamis. Anda yang sudah membaca preview kami sebelumnya tentu sudah punya sedikit gambaran apa yang ditawarkan Bethesda di game yang satu ini. Ada beberapa kritik memang, termasuk dari visual yang tak sebanding dengan game-game AAA kebanyakan saat ini,  luas peta, hingga variasi misi sampingan yang terkesan membosankan.

Bukan perkara mudah untuk “menjadi” Bethesda saat ini, karena ekspektasi terhadap kualitas Fallout 4 memang berada di puncak tertinggi. Banyak gamer, termasuk kami, yang mengharapkan sebuah kuliatas yang fantastis, apalagi mengingat bahwa ia harus bersaing dengan game RPG memesona sekelas The Witcher 3: Wild Hunt dan Pillars of Eternity tahun ini.

Lantas, apa yang sebenarnya yang ditawarkan oleh Fallout 4? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sefantastis yang dibayangkan?

Plot

Walaupun didasarkan pada lokasi di dunia nyata, Fallout mengusung timeline fiktif yang berbeda. Ditemukannya tenaga nuklir benar-benar melambungkan teknologi yang dicapai manusia.
Walaupun didasarkan pada lokasi di dunia nyata, Fallout mengusung timeline fiktif yang berbeda. Ditemukannya tenaga nuklir benar-benar melambungkan teknologi yang dicapai manusia.

Sebelum kita mulai lebih jauh membahas Fallout 4, Anda yang belum familiar dengan franchise ini harus mengerti bahwa terlepas dari dunia yang kita bagi, Fallout 4 menawarkan “alternatif” cerita yang berbeda. Setelah dunia menemukan tenaga nuklir, dunia “versi” Fallout 4 menggunakan sumber energi baru dengan sangat efektif, hingga mereka mendapatkan lompatan teknologi yang begitu signifikan. Nuklir menjadi sumber energi untuk banyak hal, bahkan menjadi pondasi untuk teknologi sehari-hari. Namun sayangnya, efektivitas ini tak berbanding lurus dengan sumber daya alam yang terus terkuras untuk menunjangnya. Hasilnya? Perang besar untuk memperebutkan resource pun terjadi yang juga sayangnya, berakhir nuklir. Tahun 2077, bumi tak lagi sama.

Kemajuan teknologi yang pesat membuat manusia memangsa sumber daya begitu cepat. Dan ketika kian kritis? Seperti yang bisa diprediksi, perang untuk memperebutkannya. Namun skala bahayanya begitu tinggi mengingat senjata nuklir yang sudah pasti terlibat.
Kemajuan teknologi yang pesat membuat manusia memangsa sumber daya begitu cepat. Dan ketika kian kritis? Seperti yang bisa diprediksi, perang untuk memperebutkannya. Namun skala bahayanya begitu tinggi mengingat senjata nuklir yang sudah pasti terlibat.
Anda berperan sebagai sebuah keluarga kecil yang diselamatkan Vault-Tec dari perang nuklir dengan akses ke bunker bawah tanah berteknologi tinggi - Vault 111.
Anda berperan sebagai sebuah keluarga kecil yang diselamatkan Vault-Tec dari perang nuklir dengan akses ke bunker bawah tanah berteknologi tinggi – Vault 111.

Di bulan Oktober 2077, Anda adalah keluarga Amerika Serikat yang bahagia dengan begitu banyak mimpi indah, apalagi dengan sang anak yang kini melengkapi. Sayangnya, kebahagiaan ini tak berlangsung lama. Dengan perang nuklir yang tak lagi terhindarkan, Anda terpilih oleh perusahaan bernama Vault-Tec sebagai salah satu pengungsi yang berhak untuk menempati Vault 111. Vault sendiri merupakan area dengan sistem pertahanan tinggi yang diklaim memang didesain untuk menyelamatkan sebanyak mungkin penduduk Amerika jika perang nuklir memang terjadi. Bersama dengan keluarga Anda, Vault 111 jadi satu-satunya solusi untuk terus bermimpi.

Namun sayangnya, alih-alih kehidupan yang baru, Vault-Tec justru meminta semua penghuninya melewati proses tidur Cyrogenic yang panjang tanpa ada penjelasan pasti. Anda sendiri ditidurkan berseberangan dengan pod sang suami/istri bersama bayi Anda yang sangat kecil. Namun di suatu ketika, Anda tiba-tiba terbangun tanpa pernah ada kejelasan apa yang sebenarnya terjadi. Terkurung, Anda harus menyaksikan dua orang asing yang entah datang dari mana membunuh pasangan Anda dan mengambil bayi yang Anda kasihi. Sebelum Anda bisa mengambil tindakan apapun, pod cyro ini kembali aktif dan Anda tertidur.

Dipaksa tidur Cyro, Anda tiba-tiba terbangun dan melihat dua orang asing yang membunuh pasangan Anda dan mengambil anak Anda tercinta - Shaun.
Dipaksa tidur Cyro, Anda tiba-tiba terbangun dan melihat dua orang asing yang membunuh pasangan Anda dan mengambil anak Anda tercinta – Shaun.
210 tahun setelah tertidur, Anda akhirnya terbangun dan siap merantau di kerasnya dunia post-apocalyptic dengan satu misi utama - menemukan Shaun!
210 tahun setelah tertidur, Anda akhirnya terbangun dan siap merantau di kerasnya dunia post-apocalyptic dengan satu misi utama – menemukan anak Anda!

Mata Anda kembali terbuka kembali tanpa ada alasan yang pasti. Sang pod tiba-tiba terbuka, Anda menjadi satu-satunya orang yang selamat dari Vault 111. Tak ada yang tahu sudah berapa lama Anda tertidur, namun satu yang pasti, ini bukan lagi dunia di tahun 2077 seperti yang Anda kenal. Ini adalah Boston di tahun 2287, dan Anda resmi berusia 210 tahun. Terlepas dari semua makhluk aneh, radiasi, dan organisasi yang harus Anda hadapi, fokus Anda hanya satu – menemukan bayi Shaun yang sudah diambil paksa dari Anda.

Tantangan seperti apa yang harus Anda hadapi?
Tantangan seperti apa yang harus Anda hadapi?

Mampukah karakter Anda menemukan Shaun? Tantangan seperti apa saja yang harus ia hadapi untuk mencapai misinya tersebut? Siapa pula yang menculiknya dari Vault 111? Jawaban dari pertanyaan ini akan bisa Anda dapatkan dengan memainkan Fallout 4 ini.

Review ini menggunakan testbed dari Roccat

ROCCAT-Logo_Horizontal_2015_STR_BLK_NoBG

Dikerjakan dan Dimainkan dengan Kave XTD, Roccat Kone XTD, Roccat Raivo, dan Roccat Ryos MK Pro

 

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…