EA Buka Divisi Khusus untuk e-Sports

Reading time:
December 14, 2015
ea logo

Pada akhirnya, apapun yang menghasilkan uang banyak dan terbukti berhasil akan jadi fokus baru sebuah bisnis, termasuk di industri game. Popularitas game seperti League of Legends, DOTA 2, hingga Counter Strike: Global Offensive yang semakin kuat tak hanya membuat banyak perhelatan e-Sports saat ini semakin bergengsi, namun juga menarik lebih banyak sponsor dengan putaran uang yang kencang, apalagi ketika komunitas punya kesempatan untuk berkontribusi dengan reward tertentu. EA sebagai publisher raksasa tampaknya tak ingin ketinggalan momentum yang satu ini. Mereka secara resmi meresmikan dan mengumumkan divisi mereka yang baru – Competitive Gaming Division (CGD) yang akan berfokus di dunia e-Sports.

Seperti nama yang ia usung, divisi terbaru ini dibangun untuk memperkuat atmosfer kompetitif e-Sports untuk game-game yang diracik oleh EA, seperti FIFA, Madden NFL, Battlefield, dan banyak lagi. Peter Moore – salah satu orang terpenting EA dipercaya sebagai kepala untuk divisi baru ini. CGD akan bertumpu pada tiga pilar utama ke depannya: kompetisi, komunitas, dan hiburan. EA ingin mendukung secara resmi event gaming kompetitif berbasis game mereka, membangun komunitas yang sehat di beragam level yang ada, serta menyelenggarkan event live dan siaran langsung ke jutaan gamer di seluruh dunia.

EA membuka divisi baru untuk memperkuat scene gaming kompetitif game EA di masa depan.
EA membuka divisi baru untuk memperkuat scene gaming kompetitif game EA di masa depan.

Sayangnya, masih belum jelas event pertama seperti apa yang akan dijadikan EA sebagai fokus divisi yang baru ini atau bagaimana cara mereka untuk membangun hype dari sebuah game berbayar yang tentu saja, tak mudah.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Dari semua game yang sempat dirilis oleh EA di masa depan dan masa lalu, adakah game yang menurut Anda pantas dan menarik untuk dijadikan sebagai ajang e-Sports?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…