Menjajal BETA Uncharted 4 Multiplayer: Bersiap untuk Tahun Depan!

Reading time:
December 4, 2015

Masih Tetap Uncharted

Ketika dua otak di balik The Last of Us – Bruce Straley dan Neil Druckmann naik kelas dan berperan sebagai penanggung jawab untuk Uncharted 4: A Thief’s End, banyak gamer yang tentu saja mengkhawatirkan bahwa keduanya akan membawa aura game survival horror bertema post-apocalyptic serius tersebut terlalu kental di Uncharted. Di satu sisi, ada rasa penasaran yang cukup kuat untuk melihat bagaimana keduanya berani menginterpretasikan “arti” Uncharted ke arah yang berbeda. Namun di sisi lain, kita tidak pernah ingin melihat aksi Nathan Drake berakhir menjadi sesuatu yang terlalu gelap dan berat untuk dinikmati. Walaupun demikian, ada sedikit rasa dilema juga ketika membicarakan mode multiplayer yang diusung. Mengapa? Karena dari semua game racikan Naughty Dog selama ini, mode multiplayer The Last of Us bisa dibilang sebagai yang terbaik.

Anda bisa menghapus keraguan bahwa ia akan berakhir seperti klon multiplayer The Last of Us hanya karena dua otak di balik game post-apocalypse tersebut kini bertanggung jawab atas Uncharted 4.
Anda bisa menghapus keraguan bahwa ia akan berakhir seperti klon multiplayer The Last of Us hanya karena dua otak di balik game post-apocalypse tersebut kini bertanggung jawab atas Uncharted 4.
Ia tetap sebuah game shooter casual yang cepat, intens, dan fun.
Ia tetap sebuah game shooter casual yang cepat, intens, dan fun.

Terlepas dari fakta bahwa Anda bertempur di sebuah mode kompetitif melawan user lain, Naughty Dog berhasil mengimplementasikan sensasi survival dan strategi yang kentara di mode multiplayer The Last of Us. Untungnya, mereka tidak latah untuk menerapkan hal yang sama di Uncharted 4: A Thief’s End ini. Serupa seperti layaknya sebuah game third person shooter pada umumnya, Anda akan berperang terbuka, bergerak sefektif mungkin untuk menyergap musuh Anda dari sudut yang tidak pernah mereka prediksi sebelumnya, dan tentu saja memastikan setiap peluru yang meluncur dari moncong senjata Anda berakhir  mematikan.  Ia adalah sebuah game casual shooter dengan ritme yang cepat.

Multiplayer beta ini memang hanya menyediakan dua peta permainan saja, dengan hanya satu mode – Team Deathmatch. Namun untuk sementara ini, Anda tampaknya bisa menyimpulkan bahwa mode multiplayer Uncharted 4 tak akan banyak berbeda dengan mode multiplayer kompetitif game shooter pada umumnya. Yang membuatnya seri ini lebih unik mungkin ada pada implementasi grappling hook dan kesempatan untuk membeli serangkaian power-up secara instan lewat point yang dikumpulkan. Kini, dibantu dengan sebuah ikon yang akan muncul di layar setiap kali dimungkinkan, Anda bisa melemparkan grappling hook untuk ekstra mobilitas, baik ketika Anda butuh melompat lebih jauh, meraih tempat lebih tinggi, atau sekedar bermanuver untuk lari dari kejaran musuh. Butuh pembiasaan diri memang, mengingat banyak celah jurang yang akan mencabut nyawa Anda secara instan jika gagal membangun momentum untuk melakukan semua aksi ini.

Kini dengan ekstra grappling hook!
Kini dengan ekstra grappling hook!
Mengumpulkan point sebagai mata uang, Anda bisa membeli senjata, item, ataupun companion secara instan.
Mengumpulkan point sebagai mata uang, Anda bisa membeli senjata, item, ataupun companion secara instan.

Sistem lain adalah jumlah point / mata uang yang bisa Anda kumpulkan selama permainan untuk menghadirkan senjata, item, dan companion tertentu secara instan di dalam pertempuran demi meraih keuntungan strategis tertentu. Hanya memuat empat slot saja, salah satu slot dari beragam alternatif peran dan senjata yang bisa Anda pilih akan memuat sebuah item khusus bernama Mystical Items yang berisikan beragam item kuno yang sempat ditemui Nathan Drake di aksi tiga seri sebelumnya. Melemparnya bak sebuah granat, item mystical ini bisa menawarkan fungsi support seperti menghidupkan kembali teman yang tengah sekarat atau menjadi radar gerak musuh lain dan fungsi yang lebih agresif seperti meningkatkan kecepatan gerak Anda atau menghasilkan damage dalam kurun waktu tertentu.

Sebuah item baru bernama Mystical bisa digunakan dengan beragam efek, sesuai dengan Loadout yang Anda pilih.
Sebuah item baru bernama Mystical bisa digunakan dengan beragam efek, sesuai dengan Loadout yang Anda pilih.
Anda juga bisa memanggil karakter pendukung AI bernama Sidekick dengan beragam fungsi.
Anda juga bisa memanggil karakter pendukung AI bernama Sidekick dengan beragam fungsi.

Anda juga bisa menggunakan mata uang yang sama, yang Anda dapatkan dari membunuh lawan atau mengumpulkan harta karun di beragam sudut peta untuk memanggil tenaga bala bantuan bernama Sidekick yang merupakan seorang karakter pendukung yang dikendalikan oleh AI. Sesuai dengan loadout yang Anda tetapkan di awal pula, ada beragam sidekick yang bisa Anda bawa ke pertempuran, dari Brute yang hadir dengan darah tebal, armor dan senapan mesin, Medic yang bisa menyembuhkan Anda ketika dibutuhkan, hingga Sniper yang posisinya bisa Anda tentukan sendiri untuk membidik dan menghabisi siapapun yang berani mendekat. Tentu saja, pihak lawan selalu punya kesempatan untuk menghabisi para sidekick ini dengan sedikit kerjasama.

Selebihnya? Anda akan berhadapan dengan sebuah game shooter casual menyenangkan yang tak butuh banyak strategi untuk dimenangkan. Anda hanya perlu berlindung jika dibutuhkan, mencari posisi tembak yang menguntungkan, sembari menentukan kapan waktu yang tepat untuk menggunakan point Anda untuk ekstra senjata dan kekuatan khusus. Selebihnya? Anda hanya butuh menggila sekaligus waspada dengan lingkungan sekitar Anda.

Anda tentu saja bisa memodifikasi tampilan karakter yang Anda gunakan dengan ragam item kosmetik.
Anda tentu saja bisa memodifikasi tampilan karakter yang Anda gunakan dengan ragam item kosmetik.
Dengan uang yang didapat, Anda bisa membelinya di Store.
Dengan uang yang didapat, Anda bisa membelinya di Store.
Ia juga hadir dengan segudang taunt-taunt kocak.
Ia juga hadir dengan segudang taunt-taunt kocak.

Dan tentu saja, seperti game multiplayer pada umumnya juga, ada kesempatan untuk memodifikasi karakter yang Anda gunakan. Tim akan terbagi menjadi dua kelompok – protagonis dan antagonis, yang masing-masing juga memuat kesempatan untuk diubah sisi kosmetiknya, dari sekedar kostum alternatif hingga penambahan aksesoris lebih kecil, seperti topi, misalnya. Anda juga bisa menyertakan serangkaian taunt kocak yang dibangun serius untuk membuat musuh Anda malu atau merayakan momen tertentu yang keren. Dan tentu saja, Anda bisa menggunakan fungsi Share milik Playstation 4 untuk menangkapnya.

Antisipasi Terhadap Uncharted 4: A Thief’s End

Uncharted 4 Multiplayer beta jagatplay (50)
Pertanyaanya tentu mengarah pada satu hal – apakah multiplayer beta Uncharted 4 yang dirilis Sony memperkuat antisipasi kami terhadap rilis penuhnya di tahun 2016 mendatang? Sayangnya, kami bisa menyimpulkan bahwa menawarkan mode beta seperti ini tak akan punya kontribusi signifikan bagi Anda untuk menentukan sikap akan atau tidak akan membeli Uncharted 4 nantinya.

Pertanyaanya tentu mengarah pada satu hal – apakah multiplayer beta Uncharted 4 yang dirilis Sony memperkuat antisipasi kami terhadap rilis penuhnya di tahun 2016 mendatang? Sayangnya, kami bisa menyimpulkan bahwa menawarkan mode beta seperti ini tak akan punya kontribusi signifikan bagi Anda untuk menentukan sikap akan atau tidak akan membeli Uncharted 4 nantinya. Ada beberapa alasan, pertama – tentu saja karena Uncharted adalah game yang sejak eksistensi seri pertamanya menjual kekuatan di sisi single player campaign dan bukan multiplayer. Ini berarti, seberapa lemah atau kuatnya mode multiplayer yang ia tawarkan, ia tidak akan jadi sesuatu yang memotivasi atau tidak memotivasi Anda untuk meliriknya. Kedua? Masa beta ini lebih didesain untuk membantu Naughty Dog untuk mempersiapkan diri dan bukannya membantu menjual Uncharted 4 yang sudah bisa dipastikan, akan menarik hati semua gamer pemilik Playstation 4.

Namun jika Anda termasuk kelompok gamer “unik” yang justru lebih mengantisipasi sisi multiplayer Uncharted 4, entah karena alasan apapun, Anda bisa tenang karena campur tangan dua otak di belakang The Last of Us tak membuatnya berakhir menjadi sebuah produk klon dengan daya tarik sama. Multiplayer Uncharted 4 tetap mengusung pertempuran terbuka yang intens dan fun, sekaligus dengan ekstra implementasi beragam fitur baru di dalamnya.

Sementara untuk Anda yang penasaran dengan kualitas visualisasi yang ditawarkan? Sulit untuk memberikan penilaian atau gambaran pasti karena bisa dipastikan bahwa mode multiplayer seperti ini tidak akan mampu mewakili kualitas visualisasi mode campaign yang tentu akan dipercantik dengan sudut kamera lebih sinematik dan tata cahaya atau efek visual lain yang lebih dramatis. Namun setidaknya ia jadi jaminan pasti, bahwa untuk urusan model karakter, Uncharted 4 terlihat tidak main-main untuk memaksimalkan kemampuan Playstation 4 itu sendiri.

Uncharted 4: A Thief’s End sendiri rencananya akan dirilis pada 18 Maret 2016 mendatang, eksklusif untuk Playstation 4.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…