Review Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm 4: Satu Langkah Kecil!

Reading time:
February 18, 2016

What’s Next?

Pertanyaan yang terus terngiang selama memainkan game ini? What's next?
Pertanyaan yang terus terngiang selama memainkan game ini? What’s next?

Salah satu hal yang cukup menggelitik rasa penasaran kami setelah memainkan Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4 ini adalah pertanyaan sederhana, “Selanjutnya apa?”. Sebuah pertanyaan yang tentu saja rasional muncul mengingat bahwa ia bisa dilihat sebagai sebuah “proyek akhir” yang mungkin bisa dieksploitasi oleh Bandai Namco dan CyberConnect 2 dari seri Naruto itu sendiri. Kisah sudah berakhir, mereka sudah mengeluarkan semua karakter yang dimungkinkan ke permukaan, tak ada lagi tambahan cerita – bahkan dari sisi Boruto yang bisa dieksploitasi hingga jadi satu game fighting terpisah, dan fans mungkin tak lagi tertarik untuk berhadapan dengan game yang “begitu-begitu” saja. Pertanyaannya, apa selanjutnya?

Kecil kemungkinan tampaknya Bandai Namco akan terus menelurkan game fighting dengan hampir semua karakter yang sudah terbuka di Storm 4 ini, termasuk beberapa dari seri The Last. Dari sudut pandang kami pribadi, ini menjadi momen yang tepat untuk mulai mengeksplorasi sesuatu yang berbeda, sesuatu yang tak lagi berujung seperti game fighting saat ini. Apakah mereka akan berakhir mengeluarkan game Musou seperti yang mereka lakukan dengan One Piece? Tak ada konfirmasi memang, namun maraknya gameplay Musou di mode Story yang mungkin sempat mereka tawarkan di seri sebelumnya, bisa jadi sinyal bahwa ini jadi semacam arena uji coba untuk sesuatu yang mereka terapkan di masa depan.

Tampil habis-habisan di Storm 4 ini, hampir mustahil mereka bisa mengeksploitasi seri ini kembali dalam format game fighting.
Tampil habis-habisan di Storm 4 ini, hampir mustahil mereka bisa mengeksploitasi seri ini kembali dalam format game fighting.
Akankah mengarah ke Musou dimana sesi khusus yang mereka suntikkan di Storm 4 ini jadi semacam arena uji coba?
Akankah mengarah ke Musou dimana sesi khusus yang mereka suntikkan di Storm 4 ini jadi semacam arena uji coba?

Ataukah kita akan mulai masuk ke garis cerita “Boruto”, berfokus di sana, dan memulai seri ini kembali dari awal dengan karakter-karakter yang menua dengan generasi ninja lebih muda sebagai fokus cerita? Atau bisa saja, semuanya akan dipresentasikan dalam mode gameplay RPG yang sebenarnya bisa dibilang, cukup cocok untuk diterapkan di franchise ini lengkap terutama karena tema yang ia usung. Kami sendiri bisa dibilang cukup penasaran denganapa yang akan dilakukan Bandai Namco dengannya di tahun 2017 atau 2018 mendatang, setidaknya untuk memastikan momentum popularitasnya tak akan tenggelam begitu saja.

Beralih ke generasi muda?
Beralih ke generasi muda?

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apa yang bisa Anda prediksi dari langkah yang akan ditempuh Bandai Namco untuk franchise ini di masa depan, mengingat Storm 4 yang sudah menawarkan hampir semua hal yang kita inginkan saat ini? Kembali dengan Storm 5 yang ditambah ekstra karakter dari timeline Boruto? RPG? Musou? What’s next?

Kesimpulan

Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm 4 jagatplay part 1 (244)
Untuk para pecinta game fighting, sayangnya, ia tetap bukanlah sesuatu yang pantas untuk dilirik. Namun untuk para pecinta Naruto sebagai sebuah franchise, ia tetap jadi produk menggoda.

Sebelum kami menulis review Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4 ini dan merilisnya, kami yakin sebagian besar dari Anda sudah bisa menebak apa yang akan kami bicarakan dan tuliskan di sini. Karena memang itulah seri Storm racikan Bandai Namco dan CyberConnect2 ini, sebuah seri game fighting dengan arah yang begitu mudah untuk diprediksi. Tambahkan karakter, perbagus visual dan animasi, berikan sedikit perubahan yang tak signifikan, dan voila! sebuah game rilis baru yang dilepas ke pasaran. Untuk seri keempat ini, mereka tetap melemparkan nilai jual yang solid lewat kualitas visual mumpuni, animasi gerakan yang begitu memanjakan mata, hingga roster yang bervariasi. Mereka tampil total untuk menawarkan apa yang fans minta.

Ada banyak hal yang bisa kami keluhkan di game yang satu ini, dari Adventure Mode yang terasa monoton, gameplay yang terasa terlalu familiar dan tak berbeda signifikan dibandingkan seri-seri sebelumnya, hingga AI pertarungan yang jarang memberikan perlawanan yang berarti di ragam mode yang ada. Namun fokus kami juga mengarah pada voice acts versi bahasa Inggris yang terdengar begitu canggung dan tak hidup, dibandingkan dengan versi Jepangnya.

Untuk para pecinta game fighting, sayangnya, ia tetap bukanlah sesuatu yang pantas untuk dilirik. Namun untuk para pecinta Naruto sebagai sebuah franchise, fakta bahwa ia mengikuti akhir kisah versi manganya dan menawarkan segudang karakter baru yang tetap setiap dengan source-nya adalah sebuah pendekatan yang membuat Bandai Namco dan CyberConnect 2 pantas untuk mendapatkan acungan jempol. Sebuah proyek adaptasi manga / anime yang berakhir fantastis.

Kelebihan

Salah satu pertarungan terepik dan paling menyenangkan yang pernah kami cicipi.
You can feel the power..
  • Beberapa aspek visual yang lebih baik
  • Animasi serangan yang memanjakan mata
  • List petarung yang mengikuti akhir cerita
  • Sistem ganti karakter secara real-time
  • Didesain untuk memuaskan fans
  • Mighty Guy 8th gate vs Madara

Kekurangan

Jauhi dub Inggrisnya!
Jauhi dub Inggrisnya!
  • Mode adventure yang masih membosankan
  • Inovasi gameplay terasa minim
  • Dub bahasa Inggris yang memble
  • Cerita ditampilkan dalam gambar tak bergerak

Cocok untuk gamer: penggemar berat Naruto, senang dengan game fighting dengan efek serangan bombastis

Tidak cocok untuk gamer: sekedar pencinta genre fighting, tak terlalu mengikuti manga / anime Naruto

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

February 26, 2021 - 0

Review NBA 2K21 (Next-Gen): Nombok Dong! Nombok Dong!

Anda yang secara aktif mengikuti JagatPlay sepertinya sudah mengetahui bagaimana…
February 25, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Hardware): Si Bongsor yang Buas!

Berapa banyak dari Anda yang masih ingat soal kekhawatiran tidak…
February 20, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Software): Indah, Elegan, Cepat!

Diskusi terkait konsol generasi terbaru memang lebih banyak didominasi soal…
February 17, 2021 - 0

Menjajal BETA Guilty Gear Strive: Siap Menjadi yang Terbaik!

Seperti halnya posisi Codemasters di dunia game racing, nama Arc…

Nintendo

July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.
April 15, 2020 - 0

Review Animal Crossing – New Horizons: Sesungguhnya Game Super Hardcore!

Tumbuh menjadi sensasi internet dalam waktu singkat, banyak gamer yang…