10 Game Playstation Pertama Paling Butuh Gameshark!

Reading time:
March 21, 2016
10-Game-Playstation-Pertama-Paling-Butuh-Gameshark

Video game memang seharusnya menawarkan kesenangan sebagai daya tarik utama, sesuatu yang bisa membuat Anda melupakan ragam masalah di dunia nyata untuk beberapa saat atau membiarkan Anda menjalani sebuah petualangan yang tak akan pernah bisa Anda lakukan di dunia nyata. Beberapa menawarkan sensasi tersebut dari cerita dan gameplay atau sekedar karakter yang diposisikan sebagai seorang superhero dengan kemampuan yang tak bisa diabaikan begitu saja. Namun beberapa video game menawarkan bumbu tambahan di dalamnya, serangkaian tantangan yang bisa berakhir mudah atau terlalu sulit untuk diselesaikan. Cukup untuk membuat Anda terjebak dan tak bisa lagi melanjutkan si game sampai selesai? Playstation pertama di masa lalu, punya trik khusus.

Dan jawaban legendaris yang bisa ditawarkan Playstation pertama di masa lalu datang dari sebuah peripheral tambahan bernama GameShark! Peripheral sejenis catridge yang kemudian punya varian rilis terpisah dalam bentuk disc ini adalah “penyelamat” banyak gamer di era Playstation 1, terutama mereka yang memang lebih senang menikmati cerita daripada dipusingkan dengan mekanik gameplay yang harus dilalui. Dengan hanya menyematkan kode-kode spesifik tertentu dalam ragam kategori, Anda bisa mendapatkan apa yang Anda butuhkan – dari membuat karakter Anda tak bisa mati hingga membuat party di game RPG Anda punya semua item dan magic yang dibutuhkan. Banyak gamer yang menjadikannya sebagai tumpuan untuk menyelesaikan game-game sulit, termasuk juga kami.

Jadi, dari semua game Playstation pertama yang sempat dirilis di masa lalu, game-game mana saja yang menurut kami paling butuh GameShark? Anda bisa menyebut artikel ini sebagai “pengakuan dosa” masa lalu pula karena bisa dipastikan, kami memang sempat menggunakan GameShark untuk menjajal semua game yang masuk ke dalam list ini. Berikut adalah list dari JagatPlay:

  1. Duke Nukem: Time to Kill

duke nukem time to kill

Duke Nukem: Time to Kill? Sebelum ia berakhir menjadi Duke Nukem: Forever yang tampil begitu buruk di platform generasi sebelumnya, karakter pria maskulin super ikonik ini sebenarnya punya banyak game keren yang sulit untuk dilupakan begitu saja. Time to Kill bisa disebut sebagai salah satu seri yang memungkinkan Anda untuk bersenang-senang. Tak terlalu sulit memang untuk menundukkan game shooter yang satu ini, namun ada begitu banyak senjata dan perlengkapan keren yang mungkin Anda lewatkan, entah karena Anda tak pernah bisa melewati level pertama atau karena sistem kameranya yang memang tak terlalu baik di kala itu. GameShark memungkinkan Anda untuk menyelesaikan misi dengan begitu banyak senjata mematikan dan yang paling keren, jetpack!

  1. Monster Rancher 2

monster rancher 2

Anda masih ingat dengan game dari franchise yang tampaknya kini sudah “tewas” ini? Monster Rancher memang berhasil membuat dirinya terasa berbeda dibandingkan dengan tipikal game pertempuran binatang seperti Pokemon atau Digimon. Salah satu hal yang membuatnya unik adalah cara untuk mendapatkan monster yang ada.  Monster didapatkan dengan memasukkan keping disc secara acak ke mesin Playstation 1 Anda, dari CD game lain hingga musik atau film, yang masing-masing darinya bisa berakhir menjadi monster yang tak akan pernah bisa Anda prediksi sebelumnya. Beberapa berakhir jadi sesuatu yang kuat, tapi tak sedikit pula yang muncul sebagai monster lemah yang membuat Anda begitu kecewa. Untuk apa pusing-pusing memikirkan hal ini jika Anda selalu punya kesempatan untuk mendapatkan monster yang Anda mau? Di sinilah, Gameshark bekerja. Apalagi, Anda selalu punya kesempatan untuk membuat semua resource yang dibutuhkan untuk melatih monster Anda tak  terbatas. Sudah pasti membuat segala sesuatunya lebih sederhana.

  1. Digimon World

Digimon World (9)

Game Playstation pertama lain yang menurut kami sulit untuk dilepaskan dari kata Gameshark juga muncul dari franchise perang monster lainnya, Digimon World. Hampir sebagian besar gamer Playstation tampaknya akan sangat familiar dengan game yang membutuhkan Anda untuk tak hanya melatih monster Anda sampai kuat, tetapi juga menyediakan kondisi yang tepat agar mereka bisa berevolusi serta memastikan mereka tetap senang dan gembira. Digimon World bisa dibilang adalah sebuah game kompleks dengan lapisan gameplay yang begitu “tebal”. Dengan Gameshark yang bisa digunakan menghilangkan satu elemen saja sudah akan membuat game ini menjadi lebih bisa dinikmati. Kami sendiri tak pernah menggunakan GameShark itu sendiri untuk menciptakan Digimon yang hampir mustahil dikalahkan dan pasti menang di semua situasi. Salah satu yang kami lakukan adalah menghilangkan kebutuhan si Digimon untuk buang air besar yang seringkali membuat Anda bolak-balik di satu area hanya untuk mencari WC. Begitu kebutuhan ini hilang? Kedamaian.

  1. Galerians

galerians

Beberapa dari Anda mungkin masih ingat sempat memainkan game ini di masa lalu, namun sudah lupa judul yang ia usung. Galerians adalah sebuah game action dengan tata kontrol seperti halnya Resident Evil. Namun tak berperang melawan zombie dengan senjata, Anda justru menggunakan kemampuan psikis Anda untuk membuat musuh Anda terlontar atau terbakar di atas rangkaian gameplay yang juga dipenuhi dengan puzzle di sana-sini. Masalahnya? Anda tak bisa mengakses semua serangan ini sesuka hati Anda. Seingat kami ada bar energy yang harus dikorbankan setiap kali mengaksesnya. Galerians adalah sebuah game yang bisa dibilang sulit untuk ditundukkan karena ketidaksempurnaanya mengimplementasikan banyak hal. Menghapus kebutuhan Anda untuk mengatur dan memilih kekuatan psikis mana yang harus dikeluarkan menjadi sesuatu yang melegakan. Ini membuat Anda “hanya” butuh beradaptasi dengan sistem kontrolnya yang buruk dan puzzle-nya yang membingungkan.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…