Crytek Perlihatkan Cry Engine V

Reading time:
March 23, 2016

Crytek adalah salah satu developer yang membangun namanya karena produk game dengan kualitas visual yang tak pernah gagal memanjakan mata. Sudah jadi fakta bahwa hampir sebagian besar game mereka tak pernah menawarkan gameplay yang benar-benar istimewa namun punya kualitas visual yang cukup untuk terus dibicarakan gamer untuk waktu yang lama. Lihat saja apa yang bisa mereka lakukan dengan Crysis pertama di masa lalu atau bagaimana optimalnya Ryse: Son of Rome untuk Xbox One dan PC, yang keduanya membuat meang tampil luar biasa dari sisi grafis. Setelah sempat tenggelam karena masalah finansial beberapa tahun yang lalu, Crytek akhirnya memperkenalkan varian engine teranyar mereka.

Crytek memang sudah mengumumkan iterasi engine mereka yang terbaru – CryEngine V. Tak banyak informasi yang dibagi kala itu selain keputusan untuk mengusung sistem pembayaran “Pay What you Want” untuknya serta optimalisasi untuk beragam perangkat VR yang ada. Lewat sebuah trailer terbaru mereka akhirnya memperlihatkan apa yang bisa diantisipasi dari varian teranyar ini, termasuk dukungan untuk DX12 dan proses coding yang akan berjalan lebih sederhana dibandingkan seri CryEngine sebelumnya.

Setelah sempat diumumkan beberapa waktu lalu, Crytek unjuk hal apa saja yang bisa dinantikan dari varian engine terbaru mereka - CryEngine V.
Setelah sempat diumumkan beberapa waktu lalu, Crytek unjuk hal apa saja yang bisa dinantikan dari varian engine terbaru mereka – CryEngine V.

Dengan hanya mengandalkan sistem donasi, developer yang menggunakan aset CryEngine V punya kebebasan untuk menyalurkan dana mereka dan memilih untuk memberikan porsi lebih banyak Crytek, atau lebih memilih untuk mendukung developer indie lain di seluruh dunia yang juga tengah berjuang untuk mengembangkan game dengan engine yang sama. Sayangnya, Crytek belum bicara banyak soal game apa saja yang akan mengandalkannya di masa depan.

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…