Editor Mass Effect Andromeda Tinggalkan Bioware

Author
David Novan
Reading time:
March 8, 2016
mass effect andromeda1

Judul besar dan ambisius seperti Mass Effect Andromeda bukan hanya butuh gameplay kelas atas saja, tetapi juga cerita yang sama tingginya. Itu sebabnya perusahaan game kelas atas seperti Bioware memiliki tim dengan kualifikasi yang tidak main-main ketika membangun game sekaliber AAA. Keluarnya salah satu anggota tim ketika mengembangkan game AAA tentu saja akan memengaruhi proses pengembangan game tersebut. Hal ini terjadi pada Cameron Harris, editor yang terlibat di dalam pengembangan Mass Effect Andromeda.

Menurut pengakuannya melalui Twitter, seperti yang dikutip pada Polygon, Harris mengatakan akan meninggalkan industri game sama sekali dan pindah ke Seattle untuk mengejar karier lain. Pengunduran dirinya dari Bioware resmi berlaku pada pertengahan April nanti. Peranan editor dalam game bukanlah hal yang sepele. Sebab, Harris adalah orang yang bertanggung jawab dalam menggabungkan dan mengharmoniskan penulis cerita dan designer, demi menghasilkan konten naratif.

Lagi, orang penting yang mengejarkan Mass Effect Andromeda dipastikan cabut.
Lagi, orang penting yang mengejarkan Mass Effect Andromeda dipastikan cabut.

Harris bukan pemain baru di industri gaming. Bahkan, ia termasuk orang yang banyak berperan di dalam industri ini. Ketika ia masih berada di Bioware, Harris terlibat dalam pengerjaan Mass Effect Andromeda, Dragon Age: Inquisition, dan Star Wars: The Old Republic. Sebelum Bioware, ia juga sempat bekerja di Microsoft untuk mengembangkan Gears of War 3, Fable: The Journey, dan Crimson Dragon. Harris juga pernah bekerja di Nintendo dan ArenaNet.

Selain Harris, Bioware juga sempat terguncang dengan mundurnya anggota pengembangan di Mass Effect Andromeda. Lead Writer Chris Schlerf yang mundur untuk bekerja pada Bungie dan mengerjakan Destiny, serta Senior Producer Chris Wynn membuat game yang tinggi antisipasinya ini di kalangan gamer mengalami kemunduran. Mulanya, game ini akan dirilis pada musim liburan 2016 untuk Xbox One, PlayStation 4, dan PC. Namun, sekarang tanggal rilisnya mundur hingga ke kwartal pertama 2017. Tampaknya kehilangan anggota tim tersebut memberikan tamparan yang keras untuk Mass Effect Andromeda.

Source: GameSpot

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…