Dark Souls 3 Jadi Game Tersukses Bandai Namco America

Reading time:
April 19, 2016
Dark Souls 3 Jagatplay PART 1 (146)

Di video game, kematian tak pernah jadi akhir segalanya. Namun tak bisa dipungkiri bahwa frekuensi kematian karakter utama yang Anda gunakan akan punya efek tersendiri untuk kondisi moral Anda saat itu. Semakin sering mati, semakin mudah Anda merasa frustrasi, semakin dekat Anda dengan keputusan untuk meninggalkannya begitu saja. Hal inilah yang terjadi dengan franchise action RPG populer racikan From Software dan Bandai Namco – Dark Souls 3. Tingkat kesulitan super tinggi yang ia usung justru membuatnya semakin populer. Ia berhasil meraih kesuksesan yang luar biasa tak hanya dari sisi kritik yang memuji kualitasnya, tetapi juga dari sisi penjualan.

Di Inggris, Dark Souls 3 langsung memuncaki tangga game terlaris di minggu pertama rilisnya. Tak hanya mengalahkan game populer lain seperti The Division yang sempat mendominasi, ia juga berhasil mengungguli rilis seri sebelumnya.

Laris manis di pasar Inggris dan juga Steam, Bandai Namco America juga menyebut Dark Souls 3 sebagai rilis game tersukses mereka.
Laris manis di pasar Inggris dan juga Steam, Bandai Namco America juga menyebut Dark Souls 3 sebagai rilis game tersukses mereka.

Dark Souls 3 berhasil terjual 61% lebih banyak di rilisa awalnya dibandingkan Dark Souls 2. Sementara menurut data SteamSpy, game ini juga cukup laris dengan penjualan lebih dari 650.000 kopi digital selama rilis hingga saat berita ini ditulis. Tak berhenti sampai di sana, kesuksesan ini juga berlanjut hingga ke tanah Amerika. Bandai Namco America resmi mengumumkan Dark Souls 3 sebagai rilis game tersukses mereka hingga saat ini, walaupun tak ada detail angka dibagi.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang akhirnya memutuskan untuk membeli Dark Souls 3 versi original karena jatuh hati?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…