Politisi Amerika Serikat Korupsi untuk Beli Game PC?

Tak hanya Anda, kami juga setuju bahwa judul di atas memang merangkai sebuah kejadian absurd yang mungkin tak pernah Anda pikirkan sebelumnya. Ketagihan video game memang seringkali membuat banyak gamer hilang akal, bahkan tak ragu untuk menempuh beragam aksi kejahatan hanya untuk memuaskan rasa adiksi mereka untuk bentuk hiburan yang satu ini. Kasus sama pula yang membuat video game masih menyandang prejudice yang buruk di mata mereka yang awam dengan industri yang satu ini.Namun seorang politisi yang rela menggelapkan dana untuk sekedar membeli game PC? Percaya atau tidak, hal inilah yang terjadi dengan sosok Duncan Hunter – politisi darI Amerika Serikat.
Duncan Hunter dipanggil oleh The Federal Election Commission untuk menjelaskan penyalahgunaan dana kampanye yang seharusnya hanya boleh digunakan untuk kepentingan kampanye dan politik saja, bukan untuk gaya hidup. Catatan pengeluaran jelas memperlihatkan pengeluaran sekitar USD 1.300 atau sekitar 17 Juta Rupiah untuk membeli game-game PC darI Steam dari dana kampanye milik Hunter! Pengeluaran yang terjadi di akhir tahun 2015 tersebut disebut-sebut akan diganti oleh Hunter dari kocek pribadinya sendiri, namun sampai saat ini, belum terjadi.

Apakah ini berarti Hunter melakukan korupsi? Terlepas dari statusnya sebagai salah satu politisi yang cukup vokal untuk melindungi citra video game di negeri Paman Sam, ia tak segila itu. Juru Bicara Hunter – Joe Kasper menyebut bahwa penyalahgunaan dana untuk membeli game tersebut murni kesalahan sang anak lelakinya. Si anak dicurigai menggunakan kartu kredit ayahnya begitu saja. Lantas mengapa tak diganti langsung? Kasper menyebut bahwa Hunter saat ini tengah berupaya untuk meminta proses refund dari semua game tersebut. Ia juga disebut sudah menutup akses kartu kreditnya agar tak pernah lagi bisa digunakan di Steam.
Uang USD 1.300 ini sendiri dikabarkan habis untuk membeli sekitar 68 buah game dalam periode waktu yang berbeda-beda. 17 juta Rupiah untuk video game? Bayangkan jika ini terjadi dengan orang tua kita..
Source: San Diego Union Tribute










