Pro Gamer StarCraft 2 Korea Diciduk Pihak Berwajib

Author
David Novan
Reading time:
April 22, 2016

 

starcraft II

Berbeda dengan Indonesia yang tidak menganggap game sebagai industri serius, Korea merupakan negara dengan industri gaming yang kuat. Bukan hanya di bidang pengembangan game, sektor pro gaming di negara itu juga mendapatkan perhatian serius dari pemerintahnya. Saking seriusnya sampai pro gamer yang dengan sengaja mengalah di pertandingan resmi karena diberikan sogokan oleh lawannya bisa dikenakan pelanggaran hukum! Inilah yang terjadi baru-baru ini pada beberapa pro gamer Korea yang sengaja terlibat “Match-Fixer.”

Setidaknya ada delapan orang yang ditangkap oleh pihak berwajib Korea terkait tuduhan “mengalah” di pertandingan StarCraft 2. Menurut laporan dari Gamasutra, seorang pro gamer kelas atas StarCraft 2 yang juga juara GSL dan WCS runner up pada 2015 dibayar sampai sebesar ₩70.000.000, atau $61.439 (sekitar Rp811,3 juta) untuk mengalah di dua pertandingan. Sementara pemain lain ada yang dibayar sebesar ₩35.000.000 ($30.716 atau sekitar Rp405,5 juta) untuk mengalah di satu pertandingan.

Pihak berwajib menangkap pemain pro Starcraft 2 yang diduga terlibat kasus pengaturan skor.
Pihak berwajib menangkap pemain pro Starcraft 2 yang diduga terlibat kasus pengaturan skor.

Laporan Gamasutra yang didapatkan melalui TeamLiquid menunjukkan delapan orang telah menjadi tersangka dan ditangkap, dua orang menjadi tersangka tetapi tidak ditangkap, dan satu orang masih buron. Penangkapan tersebut bukan hanya terbatas pada pemain saja, tetapi juga broker yang menengahi transaksi, sebanyak empat orang. Financial backer yang menyediakan uangnya juga ditangkap, sebanyak tiga orang. Sedangkan satu financial backer masih menjadi buronan. Orang yang bertugas sebagai pemasang taruhan juga ditangkap.

Pengumuman penangkapan tersebut dikeluarkan oleh Changwon Regional Prosecution Service dan nama semua tersangka masih dirahasiakan, hingga mereka dibawa ke pengadilan. Kerasnya penanganan hukuman menyangkut pelanggaran fair play di turnamen game tersebut menunjukkan pentingnya sektor gaming bagi pemerintah Korea.

Source: GameSpot

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…

PlayStation

April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…
March 9, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Housemarque (RETURNAL)!

Housemarque dan rilis konsol terbaru Playstation memang jadi kombinasi tidak…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…