Review Ashes of The Singularity: Perang Kolosal Dengan Ribuan Unit!

Author
David Novan
Reading time:
April 6, 2016

Gameplay Cepat dan Masif

Permainan yang dimiliki Ashes of The Singularity terkesan cepat walaupun dapat menampilkan hingga ribuan unit. Bila Anda pernah memainkan StarCraft, maka kesannya akan sangat mendekati; Anda akan berlomba dengan musuh, baik itu pemain maupun komputer, untuk menghasilkan unit lebih banyak dan lebih kuat. Ukuran jumlah dalam game ini bukan alternatif, tetapi keharusan. Sebab, semakin banyak unit, maka Anda akan memiliki lebih banyak kemungkinan untuk memenangkan pertempuran.

Setiap titik resource dihubungkan dengan jalur yang perlu disambungkan dengan markas
Setiap titik resource dihubungkan dengan jalur yang perlu disambungkan dengan markas

Dasar permainan dari Ashes of The Singularity adalah mengambil posisi penting di peta permainan. Sebab, posisi tersebut menentukan resource yang dapat Anda ambil untuk membantu membangun unit tempur. Semakin banyak titik resource yang bisa Anda ambil, maka unit yang bisa terus dibangun juga akan semakin besar. Alasannya mudah saja, game ini menggunakan sistem streaming resource.

Konsep dari streaming resource adalah Anda menggunakan aliran resource yang datang dari point resource yang telah diambil untuk membangun. Ukuran resource dalam game ini diwakili oleh resource per detik. Contohnya, ketika misalnya Anda ingin membangun pasukan garis depan bernama Brute, Anda akan membutuhkan sejumlah resource berupa Metal, yang kemudian dipecah menjadi 3 Metal per detik selama 10 detik pembuatannya. Misalnya Anda memiliki aliran resource 4 Metal per detik, yang diperlihatkan pada indikator resource di layar permainan, maka ketika membangunnya Anda masih punya kelebihan 1 Metal per detik. Maka Anda dapat membangun Brute terus menerus tanpa akhir sampai kapasitas maksimal unit penuh!

Radar memungkinkan Anda untuk melihat posisi musuh di balik Fog of War
Radar memungkinkan Anda untuk melihat posisi musuh di balik Fog of War

Berkat konsep streaming resource ini, Anda dapat terus membangun unit tanpa henti ketika resource yang dimiliki mencukupi. Ketika Anda membangun unit atau fasilitas yang harganya melebihi aliran resource, maka kekurangannya akan diambil dari gudang resource yang jumlahnya terbatas. Setelah unit tersebut selesai dibangun, maka aliran resource akan kembali mengisi gudang tersebut, selama Anda tidak membangun unit lain.

Titik resource dijaga oleh unit netral yang perlu dikalahkan terlebih dahulu sebelum diambil
Titik resource dijaga oleh unit netral yang perlu dikalahkan terlebih dahulu sebelum diambil

Lalu, bagaimana bila resource di dalam gudang habis ketika Anda di tengah membangun? Tentu saja unit tersebut masih akan terus dibangun, tetapi kecepatan membangunnya akan berkurang drastis dan butuh waktu lebih lama untuk selesai. Untuk memudahkan perkiraan Anda ketika membangun unit, pada icon unit tersebut ketika Anda ingin membangunnya tersedia keterangan fungsi unit, harga resource, dan waktu membangun bila resourcenya tidak minus.

Ashes of Singularity jagatplay (14)
Grafik yang memperlihatkan kinerja Anda ketika bermain dapat dilihat di akhir permainan

Resource yang dibutuhkan untuk unit kelas dasar dan lanjut tentu saja tidak sama. Pada unit dasar, Anda hanya perlu Metal saja, yang dapat ditemukan dengan mudah dan jumlahnya banyak. Sedangkan pada unit tingkat lanjut, Anda perlu resource Radiasi yang jumlahnya lebih sedikit dan titiknya hanya sedikit di peta. Dengan kata lain, perang akan bergeser dari merebut resource sebanyak-banyaknya menjadi mempertahankan resource Radiasi yang dimiliki dan mengurangi titip resource Radiasi milik musuh supaya mereka tidak mampu membangun unit kelas lanjut!

Fasilitas pertahanan dapat digunakan untuk mendukung unit dari garis belakang
Fasilitas pertahanan dapat digunakan untuk mendukung unit dari garis belakang

Mengapa Unit kelas lanjut menjadi penting? Unit tersebut memiliki kekuatan dan pertahanan yang jauh lebih tinggi dibandingkan unit dasar! Hanya satu unit itu saja sudah mampu untuk menghabisi banyak unit dasar. Penaltinya tentu saja harganya lebih mahal, gerakannya lebih lambat, dan waktu pembuatannya juga lebih lama. Namun, bila unit tersebut digabungkan dengan unit dasar dalam satu pasukan atau Army, maka kemampuan tempurnya menjadi jauh lebih mematikan!

Semakin banyak titik resource yang Anda dapatkan, semakin lemah kemampuan musuh Anda
Semakin banyak titik resource yang Anda dapatkan, semakin lemah kemampuan musuh Anda

Bertempur Dalam Pasukan

Sistem pasukan atau Army dalam Ashes of The Singularity menurut kami adalah satu fitur yang sangat pintar! Ketika Anda menggabungkan banyak unit menjadi satu ke dalam satu Army, yang dapat dilakukan dengan menekan tombol “Create Army,” maka AI unit yang berbeda dengan unit non-Army akan mengambil alih. Sistem AI tersebut akan dengan pintar mengatur unit di dalam Army di dalam pertempuran, supaya unit dengan defense tinggi menahan peluru di barisan depan dan unit pemberi damage besar tidak maju dan aman dari tembakan musuh!

Selalu persiapkan markas dengan pertahanan udara
Selalu persiapkan markas dengan pertahanan udara

Ketika Anda membangun Army berisikan unit dasar, AI yang muncul masih sederhana. Namun, lain lagi bila Army tersebut terdiri dari unit dasar dan unit lanjutan dengan komposisi yang kompleks. Contohnya, kami membangun banyak unit dasar dengan defense tinggi sebagai perisai garis depan, kemudian menambahkan unit reparasi untuk memperbaiki kerusakan unit garis depan tersebut, sedangkan pemberi damage kami berikan pada artileri yang memiliki area damage, unit kelas “Dreadnought” yang berukuran besar tetapi mampu memberikan support damage ke semua unit yang ada, dan untuk melawan unit musuh yang berukuran besar, kami sertakan pula unit lanjutan dengan kemampuan sniper. Tidak lupa pula kami sertakan unit anti udara untuk melawan serangan dari udara. Ketika menjadi Army, unit defense akan mengelilingi unit besar yang rapuh tetapi punya damage besar!

Serangan udara sangat ampuh untuk melumpuhkan resource musuh melalui serangan hit-and-run
Serangan udara sangat ampuh untuk melumpuhkan resource musuh melalui serangan hit-and-run

Kelebihan lain dari Army adalah kemampuan untuk memesan unit langsung ke dalam Army tersebut, tanpa perlu repot membelinya dari fasilitas yang membangunnya. Namun, fitur ini hanya berlaku bila ada unit lanjutan di dalam Army. Hanya dengan memilih Army tersebut, Anda akan menemukan UI tambahan di bagian bawah layar permainan untuk memesan unit ke dalam Army tersebut. Cukup klik unit yang ingin dibeli dan fasilitas di markas Anda akan otomatis membuatnya! Jadi, Anda tidak perlu lagi me-drag mouse untuk memilih unit baru dan memasukkannya ke dalam Army! Sistem ini sangat menarik dan membuat permainan menjadi lebih terarah, serta tidak membuang waktu untuk mencari unit baru di antara ribuan unit yang ada di sekitarnya.

Persiapkan diri Anda untuk pengatur perang di beberapa front
Persiapkan diri Anda untuk pengatur perang di beberapa front

Komposisi unit yang dapat Anda sertaka di dalam Army sangat bervariasi. Semua itu tergantung dari taktik yang Anda gunakan di dalam pertempuran. Itu sebabnya meskipun jumlah unit yang ada sebenarnya sedikit (sekitar 14 jenis unit), tetapi komposisinya di dalam Army membuat kekuatannya menjadi bervariasi. Corak inilah yang membuat game ini memiliki sisi taktis yang dalam, terutama bila Anda mulai bertempur dalam beberapa front, dengan jenis pertempuran yang masing-masingnya berbeda.

Peta strategis memperlihatkan unit dan semua posisi yang ada di dalam permainan
Peta strategis memperlihatkan unit dan semua posisi yang ada di dalam permainan
Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…