Blizzard Mulai Buru Film “Nakal” Overwatch

Reading time:
May 30, 2016
overwatch1

Kreativitas tak selalu berakhir jadi sebuah konten yang positif, ini yang mungkin bisa ditangkap dari “Rule 34” dari daftar peraturan tak resmi internet yang menyebut bahwa terlepas dari karakter fiktif apapun yang sempat muncul di dunia maya, versi yang memuat konten dewasa di dalamnya pasti akan tersedia. Di industri game, Rule 34 sudah jadi rahasia umum, bahkan untuk game shooter yang tengah meraih popularitas tinggi seperti Overwatch sekalipun. Desain karakter wanitanya yang pantas diacungi jempol ternyata membuat proses pencarian untuk konten “nakal”-nya di beberapa situs dewasa melonjak setelah rilis. Blizzard tak tinggal diam.

Melihat tren yang mulai tak sehat ini, Blizzard ternyata mulai memburu dan mematikan beragam gambar, gif, dan video “nakal” karakter wanita Overwatch selama beberapa hari terakhir ini. Konten yang didistribusikan via situs hosting seperti Imgur dan Gyfcat mulai dimatikan atas alasan hak guna. Tidak hanya itu saja, film “nakal” yang sebagian dibuat dengan Source Filmmaker juga dikabarkan mengalami proses serupa. Blizzard kabarnya menyewa sebuah perusahaan pihak ketiga bernama Irderto yang menyebut diri mereka sebagai perusahaan “digital platform security” untuk mengeksekusi tugas yang satu ini.

Blizzard mulai memburu dan mematikan beragam konten
Blizzard mulai memburu dan mematikan beragam konten “nakal” berbasis karakter Overwatch.

Apakah aksi Blizzard untuk “menghapus” konten khusus dari internet seperti ini akan berhasil, apalagi dengan popularitas yang tengah naik daun untuk Overwatch dan semua konten nakal yang terinspirasi darinya? Untuk sementara ini hasilnya sendiri tak terlihat begitu efektif, apalagi hal seperti ini justru biasanya akan berakhir memicu lebih banyak orang untuk mulai ikut menciptakan konten yang serupa. Good luck Blizzard..

Source: PCGamesN

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…