Kojima Keliling Dunia untuk Cari Engine

Reading time:
May 19, 2016
kojima-sony5-600x338

Apa yang dilakukan oleh Hideo Kojima setelah ia berhasil keluar dari Konami? Seperti berusaha menghirup udara kebebasan yang tak bisa ia rasakan selama konfliknya dengan Konami bahkan sebelum MGS V: The Phantom Pain dirilis, ia langsung mengunjungi studio-studio raksasa di seluruh dunia. Bersama dengan Sony yang akan bekerjasama dengan studionya – Kojima Productions untuk proyek perdana, Kojima terlihat menikmati setiap momennya bertemu, berinteraksi, dan menguji ragam teknologi yang ditawarkan oleh studio-studio ini. Apa gerangan yang sebenarnya ia cari? Wawancara terbarunya  di event Nordic Game akhirnya membuka tabir misteri tersebut. Ia ternyata tengah mencari engine untuk game terbarunya.

Kojima mengaku bahwa ia sebenarnya lebih memilih menggunakan engine sendiri untuk mengembangkan sebuah game, namun untuk judul pertama ini, ia akan menggunakan engine pihak ketiga. Ia tahu bahwa banyak gamer yang menantikan proyek perdananya selepas Konami ini dan engine pihak ketiga seperti ini akan membuat proses pengembangan menjadi lebih mudah dan cepat. Oleh karena itu, aksinya keliling dunia beberapa waktu yang lalu memang difokuskan untuk mencari engine game yang tepat. Ia sudah sempat mengunjungi DICE, Quantic Dream, dan Sucker Punch sebelumnya.

Kojima mengaku
Kojima mengaku “jalan-jalan”-nya beberapa bulan lalu dilakukan untuk mencari engine third party terbaik untuk proyek game perdananya sebagai studio indie.

Ia menyebut bahwa engine game sebenarnya serupa dengan sebuah kekuatan magis yang melekat pada teknologi. Mengapa? Karena dengannya, developer bisa menjadikan mimpi banyak orang menjadi nyata. Kojima mengaku ia belajar banyak dari “jalan-jalan” ini, terutama soal membangun studio developer sendiri. Ia sadar ia harus mulai mencari lebih banyak karyawan, mencari kantor, mulai membangun organisasi, menggunakan teknologi terbaru, dan mulai menantang diri mereka sendiri.

Namun seperti biasa, Kojima sendiri belum angkat bicara soal game seperti apa yang akan ia racik atau engine apa yang akhirnya akan ia gunakan untuk membangunnya. Bagaimana dengan Anda sendiri? Engine apa yang Anda harapkan akan digunakan Kojima untuk proyek terbarunya nanti?

Source: Gamespot

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…