Game Civilization Akan Digunakan untuk Pendidikan

Reading time:
June 24, 2016
civ edu

Tidak ada cara yang lebih efektif untuk merekam informasi baru ke otak selain menyalurkannya lewat sebuah metode yang asyik dan menyenangkan. Ini sudah jadi pengetahuan psikologis umum yang tampaknya mulai diadaptasikan oleh para pekerja di dunia pendidikan. Salah satu tren yang cukup menggembirakan adalah adaptasi media video game sebagai medium belajar, membantu siswa untuk menangkap bahan pelajaran dengan lebih mudah atau menangkap konsep yang hendak diajarkan dengan lebih mendalam. Namun siapa yang menyangka bahwa potensi pendidikan tersebut bisa muncul dari sebuah game strategi super adiktif sekelas Civilization.

Terlepas dari namanya, Civilization bukanlah sebuah game strategi yang “realistis”. Kita membicarakan sebuah game dimana Mahatma Gandhi punya karakter AI yang berambisi untuk meluncurkan senjata nuklir sebanyak mungkin ke negara tetangganya. Lantas, bagaimana membuatnya cocok untuk industri pendidikan? Hal inilah yang tengah berusaha dilakukan Firaxis dan GlassLab Games. Mereka akan membuat sebuah versi Civilization 5 bernama “Civilization EDU” yang bisa dimaksimalkan untuk membantu siswa belajar sejarah. Lewat pengalaman interaktif yang ditawarkan, siswa diharapkan bisa menyelami lebih dalam runtut kejadian historis, serta memahami keterkaitan antara kekuatan militer, teknologi, politik, dan sosial ekonomi.

Firaxis dan GlassLab akan mengembangkan game Civ khusus untuk pendidikan - Civilization Edu.
Firaxis dan GlassLab akan mengembangkan game Civ khusus untuk pendidikan – Civilization Edu.

Sebagai fitur tambahan, GlassLab juga akan menyertakan sebuah engine sendiri di dalam Civilization EDU ini menganalisa data dan keputusan yang diambil oleh siswa. Tujuannya? Untuk memberikan insight yang lebih baik bagi para guru untuk membangun kurikulum yang lebih sesuai.

Walaupun masih belum memperlihatkan detail sama sekali, Firaxis sendiri mengkau berencana untuk merilis game ini di musim gugur tahun 2017 mendatang. Interesting..

Source: GamaSutra

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…