Novel Mass Effect Jadi Penghubung Cerita Andromeda

Author
David Novan
Reading time:
June 27, 2016
ryder

Narasi dalam sebuah game, apalagi bila game tersebut berkaliber AAA, bukan lagi hal sepele seperti ketika game baru mulai berkembang di era 80-an. Kini, literatur dalam game sudah sama berat dan kompleksnya dengan film dan novel. Apalagi untuk game dengan cerita yang penuh intrik seperti seri Mass Effect, yang harus diakui sangat pantas untuk ditranslasikan ke dalam novel.

Mass Effect Andromeda sebagai seri game terbaru dari RPG bertemakan sci-fi antariksa yang begitu tinggi hypenya saat ini, ternyata menggunakan cara tersendiri untuk mengembangkan cerita di dalam gamenya. Melalui seri novel Mass Effect baru yang dipublikasi oleh Titan Books, Anda dapat menemukan mata rantai yang menghubungkan antara cerita trilogi Mass Effect sebelumnya dengan Andromeda. Karena masa antara trilogi dan Andromeda terpisah selama ratusan tahun, maka cerita yang terpisah seperti itu menjadi penting.

Penghubung cerita antara trilogi Mass Effect dan Andromeda akan ditawarkan via novel.
Penghubung cerita antara trilogi Mass Effect dan Andromeda akan ditawarkan via novel.

Melalui novel tersebut, setiap karakter penting di dalam game akan difokuskan ceritanya. Hal ini juga penting untuk menjawab begitu banyaknya pertanyaan dan misteri yang menjadi pembicaraan hangat di kalangan fans Mass Effect. Buku pertama dari seri baru ini, Mass Effect: Andromeda Initiation, yang ditulis oleh N. K. Jemisin, akan diluncurkan pada Agustus 2016. Sedangkan tiga buku berikutnya akan dirilis pada Maret 2017, September 2017, dan Maret 2018. Selain buku keempat, yang akan ditulis oleh Mass Effect Creative Director Mac Walters, hingga kini belum ditentukan penulisnya.

Rasanya kurang klop bila fans dari Mass Effect tidak membaca cerita di novel tersebut, setidaknya novel pertamanya, sebelum memainkan Mass Effect: Andromeda yang rencananya akan dirilis pada kwartal pertama 2017 nanti.

 

Source: IGN

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…