Team Ninja Tak Kompromi Soal Tingkat Kesulitan Nioh

Reading time:
June 21, 2016

“Klon” Dark Souls, kata ini yang mungkin sering Anda dengar ketika mendengar game action RPG terbaru racikan Team Ninja – Nioh. Di atas permukaan, ia memang terasa demikian. Sebuah game RPG dengan tingkat kesulitan super tinggi yang mengusung mekanik gameplay yang hampir sama dengan franchise racikan From Software dan Bandai Namco tersebut. Namun mencicipinya secara langsung via Alpha Demo yang sempat dirilis beberapa waktu yang lalu, Nioh harus diakui berhasil membangun identitasnya sendiri sebagai sebuah game yang berbeda. Satu yang pasti, terlepas dari feedback yang mereka dapatkan dari demo tersebut, Team Ninja tak akan berkompromi soal tingkat kesulitan yang ada.

Sang creative director – Tom Lee dalam sesi wawancaranya dengan GameSpot menyebut bahwa ia tidak akan mengubah apapun soal tingkat kesulitan. Ia tidak akan membuat musuh menjadi lebih lemah atau si karakter utama menjadi kuat. Semua perubahan yang mereka lakukan justru akan difokuskan untuk membuat tingkat kesulitan tersebut lebih tinggi. Sebagai gantinya, mereka akan memberikan lebih banyak opsi gaya bermain bagi gamer dan membuatnya setiap darinya terasa memuaskan. Mereka akan menyuntikkan lebih banyak variasi senjata dan beast baru untuk mendukung hal tersebut. Satu hal juga yang jadi fokus perbaikan mereka? Kamera. Mereka tak ingin elemen yang satu ini berakhir jadi handicap tersendiri untuk gamer.

Team Ninja berkomitmen untuk tidak akan membuat Nioh lebih mudah.
Team Ninja berkomitmen untuk tidak akan membuat Nioh lebih mudah.

Nioh sendiri rencananya akan dirilis di tahun 2016 ini, eksklusif untuk Playstation 4. Can’t wait!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…