Titanfall 2 Perlihatkan Mecha dengan Pedang – Ronin

Reading time:
June 15, 2016

Titanfall adalah salah satu franchise baru industri game yang terhitung sukses. Untuk sebuah game yang mendasarkan diri pada pengalaman multiplayer, tak banyak yang bisa dikeluhkan dari game racikan Respawn dan EA yang satu ini. Ia menawarkan gameplay yang fun, inovasi yang belum pernah ada di industri game sebelumnya, basis komunitas yang cukup aktif untuk beberapa waktu, dan tentu saja pertempuran mecha yang epik. Sang seri sekuel – Titanfall 2 yang mencuri porsi perhatian di E3 2016 kemarin bahkan terlihat lebih menggoda, apalagi dengan mode single player campaign yang sudah dikonfirmasikan sebelumnya. Tentu saja, mereka juga menawarkan sesuatu yang  berbeda di mode multiplayer yang ada.

Anda yang sempat menonton teaser pertama Titanfall 2 tentu ingat bagaimana senjata melee berbentuk pedang raksasa sempat muncul. Dan kini, Respawn akhirnya secara resmi memperkenalkan varian Mecha yang disebut sebagai “Ronin” yang satu ini. Bersenjatakan senapan bernama Leadwall, Ronin juga diperkuat dengan sebuah pedang raksasa bernama SwordCore. Tak hanya serangan melee saja, ia juga bisa melemparkan serangan proyektil listrik bernama Arc Wave. Pedang yang sama juga bisa digunakan untuk menangkis serangan yang ada dan membalikkannya secara instan. Kerennya lagi? Ronin juga akan dibekali dengan kekuatan bernama Phase Dash yang memungkinkannya untuk melakukan teleport jarak pendek.

Titanfall 2 Ronin (1) Titanfall 2 Ronin (3) Titanfall 2 Ronin (14) Titanfall 2 Ronin (13) Titanfall 2 Ronin (12) Titanfall 2 Ronin (11) Titanfall 2 Ronin (10) Titanfall 2 Ronin (9) Titanfall 2 Ronin (8) Titanfall 2 Ronin (1) Titanfall 2 Ronin (7) Titanfall 2 Ronin (6) Titanfall 2 Ronin (5) Titanfall 2 Ronin (4)

Titanfall 2 sendiri rencananya akan dirilis pada 28 Desember 2016 mendatang, untuk Playstation 4, Xbox One, dan PC. That looks badass..

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…