Review ASUS ROG Sheath: “Taplak Meja” Gaming!

Reading time:
August 10, 2016
ASUS ROG Sheath
ASUS ROG Sheath

Jika Anda termasuk salah satu pembaca JagatPlay yang setia, maka Anda bisa melihat bahwa kami jarang sekali memberikan review untuk satu produk peripheral gaming – mousepad. Untuk sebuah produk yang punya banyak varian di pasaran saat ini, fungsi yang ia tawarkan memang tak lebih dari sekedar pendukung untuk sebuah pengalaman gaming yang lebih optimal.

Biasanya Anda akan menemukan dua jenis mousepad di pasaran, yang menawarkan permukaan yang kasar untuk presisi serta permukaan yang lebih licin untuk respon yang lebih cepat.  Namun seperti halnya Anda, kami juga sulit untuk membedakan alasan mengapa Anda harus memilih satu produk mousepad dan bukan yang lainnya karena kemiripan yang tak terlalu signifikan untuk kita yang berkecimpung di dunia professional gaming. Namun bukan berarti, tak ada produk istimewa yang pantas dibicarakan darinya.

Salah satu yang terbaru muncul dari ASUS ROG yang hadir dengan sebuah varian produk mouse baru bernama ROG Sheath. Tunggu, apakah kami menyebutnya sebagai mousepad? Memanggilnya sebagai sebuah taplak meja gaming tampaknya bukan sesuatu yang berlebihan.

“Taplak Meja” Gaming!

Mousepad? Bahkan tak berlebihan untuk menyebutnya sebagai sebuah
Mousepad? Bahkan tak berlebihan untuk menyebutnya sebagai sebuah “taplak meja” gaming.

ROG Sheath ini memuat semua hal yang Anda inginkan dan butuhkan dari sebuah mousepad gaming. Nama garang yang mempresentasikan sarung pedang para petarung di masa lalu menjadi pondasi yang akan membuat aktivitas gaming Anda lebih nyaman. Dengan bahan yang solid, mousepad ini akan membantu Anda mendapatkan gerak mouse yang lebih halus saat melakukan gliding. Lengkap dengan bahan dasar karet berwarna merah yang jadi pondasinya, mousepad ini akan tak akan mudah bergerak terlepas dari seberapa “gilanya” gerakan gaming yang Anda perlihatkan. Lantas, apa yang membuatnya cukup menarik untuk di-review? Satu jawaban utama, ukuran!

Permukaan didesain untuk memastikan gerak mouse yang lebih halus dan presisi di saat yang sama.
Permukaan didesain untuk memastikan gerak mouse yang lebih halus dan presisi di saat yang sama.
Bahan karet sebagai pondasi akan menahan posisinya,
Bahan karet sebagai pondasi akan menahan posisinya, “segila” apapun aktivitas gaming Anda.

Berbeda dengan mousepad pada umumnya yang biasanya didesain kecil dengan fokus memfasilitasi ruang gerak mouse Anda, ROG Sheath justru dibangun untuk “mengunci” peripheral gaming apapun yang Anda miliki di meja Anda. Dengan ukuran sekitar 900 x 440 x 3 mm, tak berlebihan rasanya untuk menyebutnya sebagai sebuah taplak meja gaming. Meletakkannya di dasar, Anda akan punya cukup ruang untuk meletakkan keyboard dan mouse gaming Anda di atasnya, atau bahkan laptop jika dibutuhkan. Walaupun akan lebih punya efek langsung di gerak mouse Anda, Sheath bisa dilihat sebagai lapisan pendukung untuk memastikan peripheral apapun yang Anda letakkan di atasnya, untuk bertahan di posisi yang Anda inginkan.

Benar sekali, berbeda dengan mousepad kebanyakan, ukuran ASUS ROG Sheath memang super besar.
Kita kami menyebutnya sebagai “taplak meja”, ASUS ROG Sheath ini benar-benar punya ukuran super raksasa untuk ukuran sebuah mousepad.
Dari sisi kosmetik, Anda bisa menikmati logo ROG di atas permukaannya.
Dari sisi kosmetik, Anda bisa menikmati logo ROG di atas permukaannya.

Begitu besarnya, hingga cukup untuk membuat kami sendiri terkejut ketika mengeluarkannya dari paket penjualan. Tentu saja, ukuran seperti ini juga jadi bumerang tersendiri jika Anda sudah punya konfigurasi meja gaming khusus. Sheath tentu butuh ruang dan tentu tak akan terasa maksimal jika tertekuk dan sebagainya. Satu yang pasti, selain fungsinya tersebut, melapisi meja gaming Anda dengan sebuah lapisan karet dengan logo merah elegan ROG di atasnya tentu jadi pendukung sisi kosmetik yang menarik, apalagi jika Anda mengoleksi peripheral gaming dari ROG.

Higienis

Menyelimuti meja gaming Anda, kebersihan adalah faktor yang harus dipertimbangkan sebelum melirik produk ini.
Menyelimuti meja gaming Anda, kebersihan adalah faktor yang harus dipertimbangkan sebelum melirik produk ini.

Selain masalah ukuran yang mungkin tak akan terasa cocok untuk konfigurasi beberapa gamer, salah satu  potensi masalah terbesar ROG Sheath akan sangat bergantung pada kepribadian dan gaya gaming Anda. Mengapa? Karena ukurannya besar akan melingkupi hampir sebagian meja gaming Anda, yang biasanya dipenuhi dengan objek-objek lainnya. Benar sekali, kita membicarakan soal seberapa higienisnya Anda. Karena terlepas dari klaim ASUS bahwa ROG Sheath ini tahan banting dan bisa digunakan untuk waktu super lama, bertahannya penampilan dan daya tariknya akan bergantung pada gaya hidup Anda sendiri.

Apalagi jika Anda termasuk gamer yang tak bisa lepas dari makanan / minuman ketika gaming.
Apalagi jika Anda termasuk gamer yang tak bisa lepas dari makanan / minuman ketika gaming.
Anda yang punya ruang yang mudah mengundang debu juga harus mendedikasikan waktu ekstra untuk memastikan Sheath tetap terlihat bersih.
Anda yang punya ruang yang mudah mengundang debu juga harus mendedikasikan waktu ekstra untuk memastikan Sheath tetap terlihat bersih.

Mengapa? Karena jika Anda termasuk gamer yang sulit untuk memisahkan makanan dan minuman dari aktivitas gaming dan selalu meletakkannya di atas atau di dekat keyboard / mouse Anda, Anda kini harus meletakkannya di atas ROG Sheath ini. Satu kesalahan gerak dan makanan atau minuman tersebut tumpah, Anda kini harus berhadapan dengan sebuah noda yang terlihat cukup kentara di atas permukaan mousepad super lebar yang satu ini. Tak hanya soal makanan dan minuman saja, Anda yang senantiasa bermain di kamar penuh debu atau punya peripheral gaming yang jarang dibersihkan sudah pasti akan meninggalkan noda tersendiri di atas Sheath ini. Kebutuhan untuk membersihkannya akan jadi aktivitas ekstra yang harus Anda pastikan sebelum berkomitmen untuk menggunakan mousepad “raksasa” yang satu ini.

Kesimpulan

ROG Sheath
Dengan ukuran yang ia usung, ASUS ROG Sheath ini memang bukan mousepad “biasa”.

Jadi, apakah mousepad ASUS ROG Sheath ini pantas untuk dimiliki? Menawarkan fungsi yang serupa dengan mousepad lain yang Anda temukan di pasaran namun dengan ukuran super besar, Sheath adalah sebuah produk unik yang bisa terbilang, menggoda. Alasan kuat untuk melirik produk ini selain untuk sekedar kosmetik atau memastikan mouse gaming Anda bekerja optimal adalah jika Anda berhadapan dengan dua skenario ini: permukaan meja Anda saat ini memang tidak nyaman sehingga peripheral gaming selain mouse mudah bergerak ketika aksi gaming tengah “menggila”, atau karena Anda adalah pencinta produk ASUS ROG yang berusaha melengkapi koleksi yang ada. Namun jangan lupa, kebutuhan ruang besar dan kebersihan juga harus jadi sesuatu yang Anda pikirkan.

ASUS ROG Sheath ini sendiri ditawarkan dengan harga sekitar USD 40 di luar. Tertarik?

 

Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…
June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…