Capcom Unjuk Kekuatan Engine Resident Evil 7 – RE Engine!

Reading time:
August 29, 2016
Resident Evil 7 teaser jagatplay (36)

Untuk memastikan kualitas visual yang “naik kelas”, banyak developer yang tak segan untuk membangun engine baru demi memfasilitasi performa konsol generasi saat ini yang tentu saja lebih kuat daripada generasi sebelumnya. Beberapa mengejar pendekatan yang lebih realistis, sementara tak sedikit pula yang mendesain enginenya untuk mencapai satu fungsi spesifik tertentu. Salah satunya adalah RE Engine. Berbeda dengan tren banyak game baru yang menggunakan engine third party untuk proyek teranyar mereka, Capcom memutuskan untuk menggunakan engine racikan mereka sendiri di Resident Evil 7. Demo The Beginning Hour yang sempat dirilis untuk Playstation 4 beberapa waktu yang lalu memang sudah membuktikan tajinya, namun proses di balik engine yang satu ini ternyata berakhir lebih kompleks daripada yang dibayangkan.

Hal inilah yang diperlihatkan Capcom dalam presentasi mereka di CEDEC. Membicarakan RE Engine, mereka tampaknya tak main-main untuk memastikan bahwa engine ini bisa mencapai standar kualitas visual yang mumpuni. RE Engine sendiri menggunakan teknik bernama Photogrammetry sebagai basis. Jadi, alih-alih membangun segala sesuatunya dari digital, mereka melakukan 3D Scan untuk sebuah objek dunia nyata untuk dirilis sebagai aset di dalam game untuk ekstra detail visual. Hal yang sama juga mereka lakukan untuk aktor yang ikut bergabung di dalamnya. Mereka yang punya bentuk dan wajah aneh akan didandani dengan makeup prosthetic terlebih dahulu baru kemudian melewati proses 3D Scan dan masuk ke dalam game, alih-alih diubah dengan perangkat lunak.

RE Engine - engine yang diracik Capcom untuk Resident Evil 7 menggunakan teknik bernama Photogrammetry.
RE Engine – engine yang diracik Capcom untuk Resident Evil 7 menggunakan teknik bernama Photogrammetry.

Ada beberapa informasi menarik yang dilemparkan Capcom di ajang presentasi ini, seperti yang dirangkum oleh salah satu user NeoGaf – Dusk Golem berikut ini:

  • Konsep Resident Evil 7 sudah digodok sejak tahun 2013, namun baru mulai dikerjakan di awal tahun 2014. Keputusan untuk menjadikannya sebagai game VR keluar di bulan November 2014 dan demo bernama “Kitchen” pun lahir untuk menguji konsep tersebut.
  • Capcom sadar bahwa terus-menerus menggunakan VR akan berakhir membuat gamer cepat merasa lelah. Oleh karena itu, untuk mencegah hal tersebut, mereka membuat VR hanya sebagai “opsi” untuk Resident Evil 7 dan bukan keharusan. Gamer bebas untuk masuk dan keluar dari mode VR kapan saja.
  • Capcom memperlihatkan proses membuat karakter “Family Man” aka Jack Baker.
jack baker
  • Metode yang mereka gunakan dengan RE Engine disebut sebagai Photogrammetry.
  • Capcom menciptakan studio 3D Scan mereka sendiri, yang akan mereka manfaatkan bahkan setelah Resident Evil 7 rampung. Mereka sekarang punya lebih dari 100 buah tipe kamera.
  • 3D Modelist tetap dibutuhkan dan memegang peranan penting, terutama untuk mengerjakan hal-hal lebih sulit seperti rambut, misalnya.
  • Mereka sempat menjajal metode yang sama di Umbrella Corps, namun gagal karena keterbatasan Unity Engine yang menjadi basis.
  • Lebih dari setengah aset Resident Evil 7 diciptakan dengan metode ini.
  • Berbicara soal monster humanoid atau zombies, metode yang sama juga digunakan. Artis diminta untuk mengenakan make-up dengan ragam efek sebelum difoto dan masuk 3D Scan. Untuk monster-monster yang tak mungkin diciptakan dengan metode seperti ini, cara klasik dengan mengandalkan 3D Modelist digunakan.
artist2 artist
  • Untuk lingkungan, mereka juga melakukan shooting lokasi. Mereka mencari beragam tempat menyeramkan di seluruh Jepang dan kemudian merekamnya dari beragam sudut.
  • Karena setting Resident Evil 7 itu sendiri berada di Louisiana, Amerika Serikat, akan tidak efektif jika Capcom harus berangkat sendiri ke sana dengan beragam perlengkapan yang ada. Oleh karena itu, mereka melakukan proses outsourcing. Mereka berhasil menarik beberapa pelaku industri film di Hollywood untuk membantu proses tersebut.
  • Ada banyak proses fotografi tak lazim juga. Mereka misalnya, sempat merekam pabrik pemrosesan daging untuk menciptakan salah satu monster yang akan Anda temui di versi final.
monster2 monster1

Resident Evil 7 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 24 Januari 2017 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan juga PC. Looks really awesome!

Source: NeoGaf

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…