Final Fantasy XV Resmi Ditunda, Tabata Minta Maaf!

Reading time:
August 15, 2016

Anda yang sempat membaca berita kami pagi ini tentu tahu soal rumor soal penundaan rilis untuk salah satu game action RPG paling diantisipasi tahun ini – Final Fantasy XV. Berawal dari informasi yang muncul dari orang dalam retailer raksasa – GameStop, informasi yang sudah diamini oleh banyak  sumber yang lain ini tentu mengundang pertanyaan lebih besar. Apa yang terjadi? Dengan event raksasa yang sudah sempat diselenggarakan beberapa waktu lalu hanya untuk mengumumkan tanggal rilis FF XV dan menciptakan hype, ini tentu saja keputusan yang absurd. Hajime Tabata – sang penanggung jawab untuk proyek ini akhirnya angkat bicara.

Mengamini rumor yang sempat beredar sebelumnya, Square Enix akhirnya secara resmi menunda rilis Final Fantasy XV dua bulan lebih lambat dari rencana awal. Lewat video resmi yang ada, Tabata menjelaskan bahwa versi penuh game ini sebenarnya sudah rampung dan mereka akan memperlihatkan video gameplay barunya di ajang Gamescom 2016.

Meminta maaf, Tabata menyebut penundaan rilis ini dibutuhkan untuk memastikan gamer tanpa koneksi internet tetap bisa mencicipi FF XV dengan optimal tanpa mengandalkan patch hari pertama.
Meminta maaf, Tabata menyebut penundaan rilis ini dibutuhkan untuk memastikan gamer tanpa koneksi internet tetap bisa mencicipi FF XV dengan optimal tanpa mengandalkan patch hari pertama.

Lantas, kenapa ditunda? Tabata menyebut bahwa keputusan tersebut diambil untuk memastikan sebanyak mungkin konten bisa dimasukkan ke dalam versi disc dan tidak hanya mengandalkan patch hari pertama saja.  Ini menjadi keputusan yang esensial untuk memastikan gamer tanpa koneksi internet bisa tetap mencicipi FF XV dalam kualitas terbaik. Ekstra waktu ini juga akan mereka gunakan untuk membuat game ini lebih sempurna, sehingga bisa mencapai tingkat kualitas yang mereka dambakan. Tabata meminta maaf soal penundaan dua bulan ini.

Final Fantasy XV kini akan dirilis pada tanggal 29 November 2016 mendatang, tetap untuk Playstation 4 dan Xbox One. Time to wait again..

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…