Versi Termahal Final Fantasy XV Tak Muat Season Pass

Reading time:
August 19, 2016
xv21

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama “Ultimate Version” disematkan di sebuah bundle penjualan video game? Maka seperti halnya semua pemikiran rasional yang ada, Anda akan langsung berharap bahwa versi terbaik ini akan berakhir memuat semua konten eksklusif, fisik atau digital, yang tak tersedia untuk versi bundle yang lain. Dengan ekstra uang yang harus dikeluarkan oelh para fans, pengorbanan seperti ini memang seringkali dilihat sebagai sesuatu yang pantas. Namun ada yang sedikit aneh dengan cara Square Enix menangani versi termahal Final Fantasy XV yang sempat diumumkan beberapa waktu yang lalu. Benar sekali, ia dipastikan hadir tanpa Season Pass.

Final Fantasy XV – Ultimate Collector’s Edition yang dirilis secara terbatas memang bukan bundle yang murah. Memuat figure Play Arts Kai – Noctis di dalamnya bersama dengan banyak konten fisik lainnya, termasuk keping blu-ray untuk Kingsglaive, ia ditawarkan dengan kisaran harga sekitar USD 270. Berita buruknya? Harga ini ternyata masih belum termasuk Season Pass yang sempat diumumkan Square Enix beberapa waktu lalu. Hal ini dikonfirmasi oleh sang producer – Hajime Tabata sendiri dalam wawancara terbarunya di ajang Gamescom 2016. Gamer yang sudah membeli bundle mahal ini harus membeli Season Pass kembali dengan harga terpisah.

Hajime Tabata memastikan bahwa versi termahal FF XV - Ultimate Edition tidak memuat Season Pass di dalamnya. Anda harus membelinya secara terpisah.
Hajime Tabata memastikan bahwa versi termahal FF XV – Ultimate Edition tidak memuat Season Pass di dalamnya. Anda harus membelinya secara terpisah.

Untuk saat ini, bundle Season Pass kini hanya tersedia untuk versi Digital Premium Edition yang ditawarkan dengan harga sekitar USD 85. Sementara untuk vers fisik – Deluxe Edition, yang bisa dibeli dengan harga USD 89.99, Season Pass ini juga tak termasukd alam paket penjualan. Final Fantasy XV sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 29 November 2016 mendatang untuk Playstation 4 dan Xbox One. Well, that sucks..

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…