10 Game dengan Judul Terbodoh!

Reading time:
September 19, 2016
  1. Resident Evil

Resident Evil HD Remaster JagatPlay (43)

Proses translasi yang begitu jauh dari versi asli Jepangnya, Biohazard racikan Capcom berakhir menjadi Resident Evil begitu tiba di pasar Barat. Popularitas yang luar biasa dan seri yang bisa dibilang, selalu berhasil dari seri ke seri yang lain, membuat Capcom tak punya pilihan lain selain bertahan dengan nama game yang mulai kehilangan relevansinya ini. Ingat kita berbicara soal kata “Resident” yang di bahasa Inggris, berarti orang-orang yang tinggal di satu tempat tertentu secara permanen atau dalam waktu jangka panjang, bukan Residence yang notabene merupakan tempat. Jadi disederhanakan, Resident Evil bisa diartikan sebagai penduduk sekitar yang jahat, sebuah judul super sederhana yang kini sudah memuat buaya raksasa, ulat yang bisa memakan beton, hingga troll besar yang entah datang dari mana. Penduduk sekitar? Tempat yang tak ingin Anda tinggali sama sekali.

  1. Melty Blood Actress Again Current Code

melty-blood

Sekarang berusaha terjemahkan apa yang Anda temukan di judul di atas. Melty Darah Aktris Lagi Kode Sekarang. Bagaimana semua kata-kata in bisa bergabung dalam satu kalimat yang sama? Itu mungkin jadi misteri yang terbesar. Parahnya lagi? Kombinasi-kombinasi ini melahirkan sebuah game fighting yang sebenarnya sudah eksis cukup lama dengan basis fans yang cukup kuat. Sayangnya, hal tersebut bisa dibilang, tak direpresentasikan oleh namanya sama sekali. Tak percaya? Anda bisa menuliskan atau membacakan nama yang satu ini kepada teman gamer Anda yang lain dan memintanya menebak game seperti apa ia tawarkan? Ia terasa seperti sebuah game yang judulnya dipilih dengan cabut undi dan kemudian digabungkan dengan satu sama lain sesuai dengan pilihan apa yang keluar, tanpa peduli apakah ia merepresentasikan sesuatu atau tidak. Setidaknya yang berhubungan hanya kata “Blood” karena game ini memuat sedikit elemen vampire di dalamnya.

  1. Xenosaga Episode I: Der Wille zur Macht

latest?cb=20151124212607

Antisipasi terhadap Xenosaga memang begitu kuat di awal pengenalannya karena nama dan cerita yang hendak diposisikan oleh Namco di kala itu, sebagai prekuel dari franchise andalan Square Enix – Xenogears. Anda berhadapan dengan sebuah game JRPG dengan nilai futuristik di dalamnya, dimana Anda bahkan akan bisa menggunakan robot bernama KOSMOS yang dikendalikan dengan AI yang sudah begitu maju. Lantas, apa pasalnya ia harus menggunakan nama Der Wille zur Macht, yang notabene  merupakan konsep racikan filsuf Nietzsche? Tak ada. Namco dan Monolith Soft bisa saja membubuhkan sub judul yang lebih bersahabat seperti translasi bahasa Inggris atau kalimat apapun karena konten sendiri ternyata berakhir tak seberat yang dibayangkan. Game ini tak akan membuat Anda bertanya soal hidup, seperti seharusnya sebuah konsep filsafat bekerja.

  1. Hyperdimension Neptunia Re;Birth 2: Sisters Generation

sisters-generation

Hyperdimension Neptunia adalah sebuah game JRPG yang punya basis fans yang cukup besar dan kuat. Desain karakter wanita yang moe dan pertempuran antara beragam produk industri game sebagai tema memang membuatnya mudah membuat jatuh hati. Namun satu yang tak bisa dipungkiri, ia bisa dibilang selalu punya judul yang bisa dibilang “bodoh”. Tak percaya? Sekarang silakan terjemahkan judul di atas dan bayangkan game seperti apa yang Anda dapatkan. Anda bertemu dengan kata Rebirth yang merepresentasikan kelahiran kembali di atas kata seperti Sisters Generation, generasi kakak yang tak akan masuk akal untuk dicerna secara harfiah begitu saja. Keluhan seorang reviewer game terkait game ini? Namanya bisa dibilang sebagai salah satu yang paling sulit untuk ditulis dengan titik koma dan titik dua yang ada. What the..

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…