10 Game dengan Judul Terbodoh!
-
Resident Evil

Proses translasi yang begitu jauh dari versi asli Jepangnya, Biohazard racikan Capcom berakhir menjadi Resident Evil begitu tiba di pasar Barat. Popularitas yang luar biasa dan seri yang bisa dibilang, selalu berhasil dari seri ke seri yang lain, membuat Capcom tak punya pilihan lain selain bertahan dengan nama game yang mulai kehilangan relevansinya ini. Ingat kita berbicara soal kata “Resident” yang di bahasa Inggris, berarti orang-orang yang tinggal di satu tempat tertentu secara permanen atau dalam waktu jangka panjang, bukan Residence yang notabene merupakan tempat. Jadi disederhanakan, Resident Evil bisa diartikan sebagai penduduk sekitar yang jahat, sebuah judul super sederhana yang kini sudah memuat buaya raksasa, ulat yang bisa memakan beton, hingga troll besar yang entah datang dari mana. Penduduk sekitar? Tempat yang tak ingin Anda tinggali sama sekali.
-
Melty Blood Actress Again Current Code

Sekarang berusaha terjemahkan apa yang Anda temukan di judul di atas. Melty Darah Aktris Lagi Kode Sekarang. Bagaimana semua kata-kata in bisa bergabung dalam satu kalimat yang sama? Itu mungkin jadi misteri yang terbesar. Parahnya lagi? Kombinasi-kombinasi ini melahirkan sebuah game fighting yang sebenarnya sudah eksis cukup lama dengan basis fans yang cukup kuat. Sayangnya, hal tersebut bisa dibilang, tak direpresentasikan oleh namanya sama sekali. Tak percaya? Anda bisa menuliskan atau membacakan nama yang satu ini kepada teman gamer Anda yang lain dan memintanya menebak game seperti apa ia tawarkan? Ia terasa seperti sebuah game yang judulnya dipilih dengan cabut undi dan kemudian digabungkan dengan satu sama lain sesuai dengan pilihan apa yang keluar, tanpa peduli apakah ia merepresentasikan sesuatu atau tidak. Setidaknya yang berhubungan hanya kata “Blood” karena game ini memuat sedikit elemen vampire di dalamnya.
-
Xenosaga Episode I: Der Wille zur Macht
Antisipasi terhadap Xenosaga memang begitu kuat di awal pengenalannya karena nama dan cerita yang hendak diposisikan oleh Namco di kala itu, sebagai prekuel dari franchise andalan Square Enix – Xenogears. Anda berhadapan dengan sebuah game JRPG dengan nilai futuristik di dalamnya, dimana Anda bahkan akan bisa menggunakan robot bernama KOSMOS yang dikendalikan dengan AI yang sudah begitu maju. Lantas, apa pasalnya ia harus menggunakan nama Der Wille zur Macht, yang notabene merupakan konsep racikan filsuf Nietzsche? Tak ada. Namco dan Monolith Soft bisa saja membubuhkan sub judul yang lebih bersahabat seperti translasi bahasa Inggris atau kalimat apapun karena konten sendiri ternyata berakhir tak seberat yang dibayangkan. Game ini tak akan membuat Anda bertanya soal hidup, seperti seharusnya sebuah konsep filsafat bekerja.
-
Hyperdimension Neptunia Re;Birth 2: Sisters Generation

Hyperdimension Neptunia adalah sebuah game JRPG yang punya basis fans yang cukup besar dan kuat. Desain karakter wanita yang moe dan pertempuran antara beragam produk industri game sebagai tema memang membuatnya mudah membuat jatuh hati. Namun satu yang tak bisa dipungkiri, ia bisa dibilang selalu punya judul yang bisa dibilang “bodoh”. Tak percaya? Sekarang silakan terjemahkan judul di atas dan bayangkan game seperti apa yang Anda dapatkan. Anda bertemu dengan kata Rebirth yang merepresentasikan kelahiran kembali di atas kata seperti Sisters Generation, generasi kakak yang tak akan masuk akal untuk dicerna secara harfiah begitu saja. Keluhan seorang reviewer game terkait game ini? Namanya bisa dibilang sebagai salah satu yang paling sulit untuk ditulis dengan titik koma dan titik dua yang ada. What the..










