EA Tak Tertarik dengan Game Remaster

Reading time:
September 1, 2016

Lusinan franchise raksasa, semuanya berpotensi untuk dijual kembali sebagai sebuah game Remaster, EA justru terlihat pasif untuk strategi bisnis yang satu ini. Berbeda dengan Capcom, Ubisoft, hingga Square Enix, terlepas dari statusnya sebagai publisher paling “mata duitan” di mata beberapa gamer, EA tak tertarik untuk menjual kembali seri game klasik mereka untuk platform generasi saat ini. Bahkan untuk produk yang jelas bisa menarik keuntungan besar seperti trilogi Mass Effect yang diminta oleh gamer sendiri. Berbicara dengan IGN, petinggi EA – Peter Moore menjelaskan alasan di baliknya sekaligus mengukuhkan keputusan EA untuk tak terlibat proyek Remaster apapun saat ini.

Anda termasuk gamer yang sangat menginginkan proses Remaster untuk trilogi Mass Effect? Harapan tersebut tampaknya resmi mati setelah pernyataan resmi yang dilemparkan oleh Moore. Berbicara dengan IGN, Moore menyebut bahwa EA adalah perusahaan yang berfokus di masa depan. Mereka lebih tertarik untuk melahirkan judul game baru, pengalaman baru, hingga dukungan multiplayer yang lebih mumpuni dibandingkan kembali menangani game lawas atas nama Remaster. Moore sadar bahwa proyek seperti Mass Effect Remaster memang akan  membawa uang banyak, namun mereka lebih yakin pada potensi si seri terbaru – Mass Effect: Andromeda.

Tak punya sumber daya lebih dan berfokus di masa depan, EA lebih memilih untuk mengejar kualitas ME: Andromeda daripada proyek Remaster untuk trilogi awal Mass Effect, terlepas dari permintaan yang begitu besar.
Tak punya sumber daya lebih dan berfokus di masa depan, EA lebih memilih untuk mengejar kualitas ME: Andromeda daripada proyek Remaster untuk trilogi awal Mass Effect, terlepas dari permintaan yang begitu besar.

Untuk saat ini, EA justru ingin memastikan perhatian tim pengembang Mass Effect: Andromeda sama sekali tak teralihkan. Mereka bahkan mengaku bahwa saat ini mereka juga tak punya sumber daya yang cukup untuk terlibat dalam proyek remaster apapun. Moore menegaskan bahwa mereka adalah perusahaan berusia 34 tahun dengan segudang judul game. Jadi, daripada mereka mengambil jalan mudah dengan proses Remaster, ia lebih ingin EA mengambil peluang dari ribuan judul yang mereka miliki saat ini. Apalagi, gamer juga bersuara lantang soal game-game seperti Skate 4 atau judul Fight Night yang baru.

Dengan pernyataan seperti ini, maka harapan untuk melihat Mass Effect Remaster di masa depan tampaknya kian menipis. Apakah EA akan berubah pikiran jika permintaan memang terlihat membludak? Ataukah strategi yang cukup idealis ini memang akan berbuah manis untuk mereka di masa depan? Bagaimana menurut Anda sendiri?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…