Battlefield 1 Hadirkan Spectator Mode

Reading time:
October 7, 2016

Hampir sebagian besar gamer sepertinya sudah tahu dengan jelas kemampun engine andalan EA – Frostbite. Ia memang berakhir menjadi salah satu engine yang mampu menawarkan kualitas visualisasi mumpuni, bahkan di konsol sekalipun. Game seperti Need for Speed, Star Wars Battlefront, hingga FIFA 17 menjadi bukti nyata akan hal tersebut. EA dan DICE sepertinya mengerti potensi tersebut dan akhirnya, menawarkan fitur yang seharusnya sudah mereka suntikkan sejak jauh-jauh hari. Benar sekali, Anda kini bisa “menangkap” momen luar biasa Anda di Battlefield 1 lewat fitur Cinematic Mode yang ditawarkan.

Akan dirilis untuk Playstation 4, Xbox One, dan juga PC, EA akan menyuntikkan fitur bernama Spectator Mode. Ketika masuk ke mode ini, gamer bisa bebas mengikuti individu atau kendaraan tertentu layaknya sebuah kamera sutradara. Tak hanya itu saja, ada juga Free camera yang juga bisa Anda letakkan di beberapa titik medan petempuran dimana Anda bisa berganti posisi sesuka hati nantinya. Ada beberapa modifikasi juga bisa dilakukan, dari mengatur jarak, filter, hingga depth-of-feld. Semua hal yang Anda butuhkan untuk menangkap screenshot atau potongan video dari  ragam momen epik yang mungkin terjadi.

Battlefield 1 akan menghadirkan cinematic mode yang memungkinkan Anda menangkap momen epik di dalamnya.
Battlefield 1 akan menghadirkan cinematic mode yang memungkinkan Anda menangkap momen epik di dalamnya.

EA dan DICE sendiri baru mengumumkan bahwa fitur ini “hanya” akan tersedia di mode multiplayer saja. Belum ada kejelasan apakah Anda bisa menangkap momen luar biasa yang sama di mode campaign atau tidak. Battlefield 1 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 21 Oktober 2016 mendatang.

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…