Digital Homicide Menyerah Lawan User Steam, Terancam Bangkrut

Reading time:
October 4, 2016
digital-homicide

Anda yang sempat mengikuti informasi game selama satu bulan terakhir ini tentu masih ingat dengan kasus yang melibatkan developer bernama Digital Homicide.

Mendapatkan begitu banyak review negatif dari kritikus dan gamer, developer ini melakukan blunder yang fatal. Alih-alih menerima semua hal tersebut untuk introspeksi diri dan kualitas game mereka selanjutnya, Digital Homicide memutuskan untuk menuntut hukum kritikus ikonik industri game – Jim Sterling, lebih dari 100 user Steam, dan bahkan Valve ketika pemilik Steam tersebut menarik semua game mereka. Mereka dianggap melakukan tindakan bully dan menyerang game racikan mereka tanpa alasan yang jelas. Namun seperti yang bisa diprediksi, tuntutan hukum ini jadi bumerang.

Hancur dari sisi keuangan, Digital Homicide memutuskan untuk menarik tuntutan hukum terhadap 100 user Steam.
Hancur dari sisi keuangan, Digital Homicide memutuskan untuk menarik tuntutan hukum terhadap 100 user Steam.

Dengan ditariknya game-game mereka dari Steam dan uang yang terus mengucur karena tuntutan hukum yang berjalan, dev. Digital Homicide akhirnya angkat tangan. Mereka memutuskan untuk membatalkan semua tuntutan hukum kepada 100 user Steam yang mereka lakukan sebelumnya, walaupun belum jelas apakah hal yang sama juga akan terjadi untuk Jim Sterling atau tidak. Berbicara dengan TechRaptor, James Romine dari Digital Homicide bahkan menyebut bahwa kondisi keuangan mereka sudah hancur berantakan saat ini. Ia menyebut bahwa mereka sudah diserang dari ribuan arah.

Valve sendiri masih belum angkat bicara apakah tindakan Digital Homicide ini cukup untuk membuat game-game racikan mereka dikembalikan ke Steam atau tidak. Sow the wind, reap the whirlwind?

Source: TechRaptor

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…