Pokemon GO Bantu Cegah Bunuh Diri di Jepang

Reading time:
October 3, 2016
tojinbo

Hidup yang menolak untuk melambat menghasilkan tekanan dari beragam elemen kehidupan, yang terus tertimbun. Jika ia terjadi terlalu cepat, maka tekanan ini seperti ini tak akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk sekedar “bernapas” dan menikmati hidup. Kasus seperti ini bahkan semakin parah di negara-negara maju, seperti Jepang, misalnya. Bagi siswa, kebutuhan untuk masuk ke universitas ternama yang diasosiasikan dengan jaminan keberhasilan karir menuntut begitu banyak waktu untuk belajar. Sementara bagi manusia pekerja? Tuntutan pekerjaan yang minim waktu istirahat terus menggerus keinginan untuk terus menjalani hidup. Hasilnya? Angka bunuh diri tercatat tinggi di negara tersebut. Namun siapa yang menyangka bahwa game baru racikan Niantics – Pokemon Go ternyata bisa membantu kondisi menyedihkan tersebut.

Adalah Tojinbo – serangkaian tebing menghadap Laut Jepang yang selama ini dikenal sebagai tempat “favorit” untuk mengakhiri hidup. Tahun lalu saja, tercatat lebih dari 150 orang melompat menuju jurang kematian mereka dari sini. Namun menariknya? Statistik mencatatkan perkembangan yang positif, dengan angka yang menurun drastis di bulan Agustus dan September 2016 kemarin. Pokemon GO disebut bertanggung jawab atas hal tersebut.

Dengan daerah
Dengan daerah “favorit” bunuh diri yang kini berakhir jadi Pokestop, angka pun menurun selama dua bulan terakhir ini berkat Pokemon Go.

Bukan karena mereka yang bunuh diri memainkan Pokemon GO dan tak lagi terpikirkan keinginan untuk bunuh diri, tetapi karena salah satu jurang di Tojinbo tersebut ternyata merupakan Pokestops. Dengan demikian, selalu banyak orang yang kini singgah ke sana untuk sekedar menangkap Pokemon saja sekaligus bersenang-senang. Dengan bertambahnya orang yang hilir mudik, semakin berkurang juga keberanian untuk mengakhiri hidup di tebing yang satu ini. Atmosfer penuh canda dan rasa senang tersebut dilihat tak lagi sesuai dengan fenomena bunuh diri Jepang yang biasanya terjadi di tempat-tempat sunyi dan sepi.

Namun sayangnya, tak ada detail apakah “sepinya” Tojinbo saat ini memang menghentikan niat bunuh diri orang-orang ini atau sekedar membuat mereka untuk mempertimbangkan daerah lain yang lebih sepi. Well, it’s still a good progress, right?

Source: Japan Times via VG247

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…