Satu Staff Dev. No Man’s Sky Pecah Kesunyian

Reading time:
October 11, 2016
No Mans Sky jagatplay PART 1 (133)

Diam seribu bahasa adalah reaksi yang tak pernah perkirakan akan keluar dari developer yang baru saja merilis sebuah game yang sudah diantisipasi selama beberapa tahun terakhir ini. Namun kekecewaan dan serangan di sana-sini memang membuat Hello Games, dev. dari No Man’s Sky tak punya pilihan lain saat ini. Berbicara aktif di beragam wawancara dengan media gaming dan event gaming raksasa sebelum game mereka rilis, hasil akhirnya ternyata berakhir tak memenuhi banyak fitur yang dijanjikan tersebut. Namun alih-alih menjelaskan kepada publik apa yang terjadi, Hello Games dan sang boss besar – Sean Murray justru terkesan “bersembunyi”.

Tak ada satupun informasi muncul dari Hello Games selama beberapa bulan terakhir ini, terlepas dari kritik pedas yang terus mengalir. Namun setidaknya, satu staff akhirnya memecah kesunyian tersebut. Sang Audio Chief – Paul Weir akhirnya berbagi sebuah detail minim soal situasi Hello Games saat ini. Walaupun tak memperlihatkan wajahnya lagi ke publik, Weir meyakinkan bahwa Sean Murray berada dalam kondisi yang baik. Saat ini Hello Games terus sibuk untuk mengerjakan patch selanjutnya, walaupun tak ada detail lebih lanjut perbaikan apa yang akan mereka tawarkan.

Sementara di sisi lain, untuk sebuah game yang sempat mengklaim memiliki begitu banyak variasi planet untuk disinggahi dan waktu gameplay yang seharusnya tak terbatas, No Man’s Sky kini mulai kehilangan basis gamernya di PC. Data di Steam mencatatkan jumlah pemain dalam waktu bersamaan yang bisa terhitung menyedihkan untuk sebuah game dengan hype sebesar ini. What happen, Sean Murray?

Source: Playstation Lifestyle

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…