Dev. Unjuk Red Alert 2 dalam VR

Reading time:
November 10, 2016

Berapa banyak dari Anda yang tumbuh besar dengan franchise Red Alert? Di masa keemasan game-game RTS, game yang dikembangkan oleh Westwood Studios ini tumbuh jadi fenomena tersendiri, apalagi si seri kedua – Red Alert 2. Peningkatan yang signifikan dari seri pertama untuk beragam komponen yang ada, dari visual hingga gameplay, ia berakhir jadi game yang mengenalkan genre RTS bagi banyak gamer, terutama di Indonesia dengan game-game centre yang cukup aktif di masa lalu. Sekarang bayangkan sebuah skenario seberapa kerennya jika Red Alert 2 berakhir jadi game Virtual Reality dimana Anda bisa mengendalikan semua unit dan pembangunan infrastruktur secara langsung. Sebuah konsep yang ternyata dikerjakan oleh satu developer.

Adalah Adam Horvath yang melakukan hal tersebut. Meracik ulang Red Alert 2 dengan Unreal Engine 4, kemampuan Virtual Reality dengan menggunakan perangkat VR dari Valve – HTC Vive juga disertakan di dalamnya. Dengan sudut pandang yang mampu membuat Anda melihat keseluruhan peta yang ada, menu pembangunan kini diletakkan layaknya sebuah tablet digital di tangan kiri. Dengan kontroler di tangan kanan, Anda bisa memilih menu dan mengatur unit untuk bergerak. Sayangnya, ia tak memperlihatkan skenario perang di dalam video berdurasi 8 menit ini.

Menggunakan Unreal Engine 4, seorang dev. memperlihatkan seperti apa konsep Red Alert 2 dalam mode VR.
Menggunakan Unreal Engine 4, seorang dev. memperlihatkan seperti apa konsep Red Alert 2 dalam mode VR.

Untuk sementara ini, tak ada kejelasan apakah proyek ini akan dirilis untuk publik atau tidak. Red Alert 2 sendiri sudah berumur tak lebih dari 16 tahun saat ini. Looks cool..

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…