Seperti Watch Dogs 2, Hacker Beraksi di San Fransisco

Reading time:
November 28, 2016

Watch Dogs 2 adalah “perbaikan” yang cukup signifikan dari seri pertama. Ubisoft sepertinya mengerti apa saja yang menjadi keluhan utama gamer di seri pertama, memastikan hal yang sama tak terjadi lagi di seri kedua ini, dan menyempurnakan beberapa fitur yang ada. Secara garis besar, ia membuktikan diri sebagai sebuah game open world yang super solid dan pantas untuk dinikmati. Salah satu yang cukup berbeda adalah tema utama yang kini lebih “anak muda” dan ringan dibandingkan dengan aksi Aiden Pearce, dengan kota yang juga terasa lebih punya identitas dan hidup. Jika Anda bertanya apakah aksi yang terjadi di Watch Dogs 2 itu mungkin terjadi, kejadian ini sepertinya jadi bukti nyata.

Walaupun tak jelas apakah ia terinspirasi dari Watch Dogs 2 atau tidak, San Fransisco yang menjadi setting game tersebut mengalami kejadian absurd hari ini, di dunia nyata. Sekelompok hacker tanpa nama berhasil melumpuhkan sistem pembayaran transportasi publik di kota tersebut, membuat ribuan penumpang bisa menikmatinya tanpa mengeluarkan sepeserpun uang hari ini.

Jaringan transportasinya sendiri tak bermasalah, hanya saja setiap dari mereka tak bisa menerima uang. Dengan kondisi yang pas, tak heran jika banyak yang mengasosiasikan hal ini dengan Watch Dogs 2. Tentu saja minus Marcus Holloway yang menembak membabi buta di sudut jalan.

Seolah terinspirasi dari Watch Dogs 2, sekelompok hacker melumpuhkan sistem pembayaran transportasi San Fransisco.
Seolah terinspirasi dari Watch Dogs 2, sekelompok hacker melumpuhkan sistem pembayaran transportasi San Fransisco.

Beberapa gamer di dunia maya, terutama lewat Twitter, bercanda bahwa aksi unik ini sebenarnya merupakan aksi campaign Ubisoft untuk mempopulerkan Watch Dogs 2. Yang jika mengacu pada tema yang berusaha mereka tawarkan, memang bisa dibilang cocok. Watch Dogs 2 sendiri sudah dirilis untuk konsol dan akan tiba di PC besok – 29 November 2016. Wow!

Source: Eurogamer

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…

PlayStation

April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…
March 9, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Housemarque (RETURNAL)!

Housemarque dan rilis konsol terbaru Playstation memang jadi kombinasi tidak…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…