Review Watch Dogs 2: Penyempurnaan di Segala Sisi!

Reading time:
November 24, 2016
watch-dogs-2-part-1-jagatplay-24

Mungkin ada banyak gamer yang sudah “trauma” dengan nama Ubisoft karena rangkaian kontroversi yang mengitari namanya di masa lalu. Dari kebijakan DLC dan DRM yang tak populer, hingga isu downgrade yang sempat terjadi di beberapa judul dengan hype besar yang sudah terbangun sebelumnya. Namun agak sedikit tidak adil jika terus membahas developer dan publisher asal Perancis ini tanpa membicarakan sisi positif mereka sama sekali. Di antara semua publisher yang ada, Ubisoft bisa dibilang sebagai yang paling “berani” untuk menempuh resiko dengan melemparkan judul game baru yang kemudian berusaha mereka dorong menjadi sebuah franchise dengan masa hidup yang panjang. Satu lagi hal terbaik dari mereka? Belajar dari kesalahan.

Untuk urusan yang terakhir ini, Ubisoft memang butuh waktu jika memang menyangkut kebijakan. Namun untuk urusan game itu sendiri? Mereka melakukannya dengan cukup efektif. Salah satu contoh terbaik adalah apa yang terjadi antara seri Assassin’s Creed pertama dengan Assassin’s Creed 2. Terlepas dari konsep solid dan menarik, seri pertama Assassin’s Creed bukanlah sebuah game action open-world yang bisa Anda sebut sebagai yang “terbaik”. Feedback didapatkan, Ubisoft belajar, dan BAM! mereka menyempurnakan hampir semua hal dari seri pertama untuk menghasilkan seri kedua dengan kualitas gameplay, visualisasi, hingga desain karakter yang jauh lebih baik. Percaya atau tidak, hal inilah yang juga terjadi dengan game open-world terbaru mereka – Watch Dogs 2.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Watch Dogs 2 ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah game denganpenyempurnaan hampir di segala sisi? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Anda akan berperan sebagai Marcus Holloway, seorang hacker yang punya masalah
Anda akan berperan sebagai Marcus Holloway, seorang hacker yang punya masalah “pribadi’ dengan ctOS 2.0 dan tentu saja perusahaan di baliknya – Blume.

Tak lagi mati-matian untuk muncul sebagai sebuah game dengan tema serius seperti yang ditawarkan oleh si seri pertama, ini mungkin kesan pertama yang akan muncul di benak Anda ketika mencicipi Watch Dogs 2 untuk pertama kalinya. Ketika Aiden Pearce bergerak karena motif balas dendam melawan beragam tindak kriminal serius dari pertempuran gang hingga perdagangan manusia, Watch Dogs 2 berusaha menghadirkan konsep yang lebih relevan terkait fitur utama game ini sendiri – hacking. Kebebasan informasi, privasi, hingga konspirasi antara perusahaan-perusahaan di Silicon Valley jadi tema utama.

Marcus dituduh atas kejahatan yang tak ia lakukan.
Marcus dituduh atas kejahatan yang tak ia lakukan.
watch-dogs-2-part-1-jagatplay-14
“Anime hardcore purple hair elf”. No wonder, Marcus..
Bersama dengan tim hacker - DedSec, Marcus ingin membongkar bobroknya ctOS 2.0
Bersama dengan tim hacker – DedSec, Marcus ingin membongkar bobroknya ctOS 2.0

Fokus utama cerita di Watch Dogs 2 masih berpusat pada sistem operasi yang kini sudah banyak diadopsi di San Francisco – ctOS 2.0. Anda berperan sebagai Marcus Holloway aka Retr0, seorang hacker cerdas yang sempat dihukum untuk kejahatan yang tak ia lakukan karena sistem operasi yang satu ini. Bekerja sama dengan kelompok hacker yang juga terdiri dari anak mudah yang lain – Wrench, Sitara, Horation, dan Josh yang masing-masing punya peran dan kelebihan mereka masing-masing ini, Marcus memperluas misi hidupnya. Dari awal yang sekedar hendak menghapus catatan kriminalnya dari server ctOS 2.0 itu sendiri menjadi menundukkan dan merobohkan Blume, perusahaan yang berada di balik sistem operasi tersebut.

CTO Blume - Dusan Nemic menggunakan informasi yang dihimpun dari sistem operasi ini untuk beragam aksi tak etis.
CTO Blume – Dusan Nemic menggunakan informasi yang dihimpun dari sistem operasi ini untuk beragam aksi tak etis.
Mampukah Marcus membongkar aksi jahat dari sosok yang bisa dibilang, sudah
Mampukah Marcus membongkar aksi jahat dari sosok yang bisa dibilang, sudah “menguasai” kota tersebut?

Sebuah langkah revolusioner yang mereka anggap memang dibutuhkan. Mengapa? Karena sang Chief Technology Officer untuk Blume di daerah San Francisco ini sepertinya menggunakan jaringan informasi yang terhimpun tersebut untuk beragam aktivitas kriminal dan tak etis. Memanipuiasi informasi, korupsi, kolusi, bahkan mempengaruhi ragam kekuatan ekonomi yang ada jadi salah satu skema pengaruh yang bisa dilakukan oleh Dusan ini. Selain mulai membongkar beragam operasi ilegal ini satu per satu, Marcus dan DedSec pun berusaha menggaet lebih banyak follower dengan ragam aksi simpatik. Hal ini dilihat esensial untuk membangun kekuatan processing secara kumulatif untuk menghancurkan ctOS 2.0 dan menendang Blume keluar dari San Francisco, sekaligus mengumpulkan lebih banyak informasi.

Lantas, apakah misi Marcus dan DedSec ini akan berhasil? Tantangan seperti apa saja yang harus mereka hadapi?  Sejahat apa pula Dusan sebagai tokoh antagonis di sini? Jawaban dari pertanyaan tersebut tentu bisa Anda dapatkan dengan memainkan Watch Dogs 2 ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…