Tekken 7 Buka Alasan Hijrah ke PC

Reading time:
November 17, 2016
Tekken-7-PC-4K-25-600x338

Tekken, terlepas dari popularitasnya yang begitu besar sebagai salah satu franchise game fighting terbaik, memang punya asosiasi yang kuat dengan satu kata – Sony. Bukan sesuatu yang berlebihan mengingat hampir sebagian besar rilisnya di masa lalu memang ditujukan untuk konsol Playstation lintas platform. Namun ada yang berbeda dengan iterasi terbarunya – Tekken 7 yang saat ini masih hanya tersedia untuk mesin arcade saja. Tak hanya memastikan rilis untuk konsol, ia dipastikan menjadi seri pertama yang akan dilepas untuk PC. Apa alasannya? Sang otak di baliknya, Katsuhiro Harada akhirnya angkat bicara.

Dalam wawancara terbarunya dengan situs gaming – Gamespot, Harada berbagi banyak hal termasuk alasan mengapa ia akhirnya menjadikan PC sebagai platform rilis Tekken 7. Harada menyebut bahwa mereka  sudah sangat terbiasa dengan hardware Sony di masa lalu, dan teknologi di kala itu membuat proses porting terhitung sulit. Namun dengan Tekken 7 yang kini menjadikan Unreal Engine 4 sebagai basis, mereka kini bisa melakukan hal tersebut dengan jauh lebih mudah. Harada juga mengaku bahwa ada banyak pasar di dunia ini yang masih lebih memilih PC dibandingkan konsol.

Harada menyebut bahwa penggunaan Unreal Engine 4 untuk Tekken 7 membuatnya lebih mudah di-port ke PC.
Harada menyebut bahwa penggunaan Unreal Engine 4 untuk Tekken 7 membuatnya lebih mudah di-port ke PC.

Tekken 7 versi konsol dan PC sendiri masih belum punya tanggal rilis sama sekali. Bandai Namco sendiri sempat menyebut rencana rilis untuk kuartal 1-2 di tahun 2017 mendatang. Bagaimana dengan Anda gamer PC? Berapa banyak dari Anda yang menunggu proyek ini?

Source: GameSpot

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…