Ending Terbaik NieR: Automata Butuh Setidaknya 25 Jam

Reading time:
February 2, 2017
nier-automata

Sulit rasanya untuk tak jatuh hati dengan game terbaru racikan Square Enix dan Platinum Games – NieR: Automata, apalagi jika Anda sudah mencicipi versi demonya. Kita tak hanya berbicara soal desain karakter wanita yang menggoda saja, tetapi juga kualitas game action racikan Platinum yang terlihat solid di sana. Cepat dengan atmosfer pertempuran yang akan menuntut Anda untuk terus waspada, ia berakhir jadi salah satu game yang paling diantisipasi tahun ini. Kerennya lagi? Jika Anda termasuk gamer yang selalu mengejar ending terbaik di semua game yang Anda cicipi, maka NieR: Automata dipastikan akan memberikan Anda cukup banyak waktu gameplay.

Menanggapi pertanyaan salah satu fans di Facebook, Yosuke Saito – producer dari NieR: Automata mengkonfirmasikan bahwa game action RPG akan memuat beberapa ending di dalamnya. Tiap ending butuh cara berbeda untuk dipicu. Yang menarik? Jika Anda ingin mengejar ending terbaik untuknya, Anda mungkin harus berkutat tak lebih dari 25 jam dengannya. Namun jika Anda ingin membawanya satu tingkat lebih jauh dan berusaha mengejar semua hal yang bisa Anda kejar, NieR: Automata bisa menawarkan gameplay dari 55 – 60 jam.

NieR: Automata akan punya beberapa ending berbeda. Yang terbaik akan butuh waktu gameplay sekitar 25 jam.
NieR: Automata akan punya beberapa ending berbeda. Yang terbaik akan butuh waktu gameplay sekitar 25 jam.

NieR: Automata sendiri akan dilepas untuk Playstation 4 region Asia bulan ini juga, tepatnya tanggal 23 Februari 2017 mendatang. Sementara gamer region lain baru bisa menikmatinya di awal bulan Maret nanti. Versi PC-nya sendiri sudah dikonfirmasi, namun Square Enix sendiri masih belum angkat bicara soal tanggal rilis pastinya. The fight for the true ending, begins!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…