Capcom: Marvel vs Capcom Infinite Akan Jauh Lebih Sederhana

Reading time:
March 20, 2017
mvc-infinite

Saling berhadapan satu sama lain, melemparkan bola-bola sinar dan pukulan dengan ragam efek, dan kemudian mengeksekusi serangan tangan dan kaki yang cepat, sensasi seperti inilah yang akan selalu Anda temukan di game fighting manapun. Namun, terlepas dari genre yang sama, tiap game fighting punya identitas yang berbeda. Kita tak sekedar berbicara soal tema, cerita, atau karakter saja, tetapi juga mekanik yang diusung.

Beberapa berakhir begitu kompleks hingga jurus kombinasi membutuhkan eksekusi yang presisi, sementara yang tak sedikit pula, yang terhitung mudah dan lebih menjual scene animasi jurus yang bombastis. Untuk Anda yang takut bahwa game fighting terbaru Capcom – Marvel vs Capcom: Infinite akan berakhir di kasus yang pertama ini, Anda tak perlu banyak khawatir.

Walaupun masih belum memberikan detail lebih pasti, terutama dari jumlah atau siapa saja karakter yang akan dibawa sebagai roster, Capcom berbagi sedikit informasi terkait Marvel vs Capcom: Infinite dalam wawancara teranyarnya dengan GI.biz. COO Capcom Eropa – Stuart Turner menyebut seri terbaru ini akan jauh lebih sederhana dibandingkan game-game fighting Capcom yang lain.

COO Capcom Eropa menyebut Infinite akan jauh lebih sederhana dibandingkan game-game fighting Capcom selama ini.
COO Capcom Eropa menyebut Infinite akan jauh lebih sederhana dibandingkan game-game fighting Capcom selama ini.

Bahwa secara teknis, ia didesain lebih mudah untuk langsung dimainkan begitu saja. Dengan kehadiran karakter ikonik seperti Iron Man dan Captain America di dalamnya, Turner berfokus pada potensi Infinite untuk menarik lebih banyak calon gamer baru ke dalamnya, terutama yang masih berusia muda. Ia menyebutnya sebagai game keren yang akan mengenalkan genre fighting ke khalayak yang lebih luas.

Capcom sendiri masih belum memberikan tanggal rilis pasti, selain rencana untuk melepas game fighting berbasis Unreal Engine 4 ini di tahun 2017 untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. So, Super Smash Bros?

Source: GamesIndustry

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…