Mantan Dev. Fable Kini Bergabung dengan Playstation

Reading time:
May 10, 2017
fable-legends1

Selalu menyedihkan untuk melihat studio-studio besar dan talenta keren yang bekerja di belakangnya haurs mengalami pemutusan hubungan kerja dan bahkan, penutupan. Apalagi jika studio tersebut sudah punya nama besar dan punya sepak terjang yang terhitung gemilang di masa lalu. Hal inilah yang terjadi dengan Lionhead Studios di tahun 2016 silam. Setelah Microsoft tak lagi tertarik untuk melanjutkan proyek yang tak kunjung rampung – Fable Legends, mereka juga menutup studio yang berdiri di belakangnya – Lionhead Studios. Namun salah satu talenta yang sempat berdiri di bawah bendera mereka kini dipastikan akan bekerja untuk Playstation.

Sony Interactive Entertainment dan Playstation kedatangan tenaga baru. Adalah mantan Studio Director Lionhead Studios – Stuart Whyte yang akan memenuhi panggilan tersebut untuk mengisi London Studio milik Sony yang berfokus untuk mengerjakan game-game berbasis Virtual Reality sebagai penanggung jawab yang baru. Berbicara dengan Games Industry, Whyte mengaku bahwa dirinya sangat tertarik untuk bergabung dengan studio barunya ini dan memimpin mereka untuk menciptakan sebuah game VR kelas AAA yang berkualitas.

Stuart whyte - mantan studio director Lionhead Studios kini resmi bergabung dengan dev. game VR Playstation - London Studio.
Stuart whyte – mantan studio director Lionhead Studios kini resmi bergabung dengan dev. game VR Playstation – London Studio.

London Studio sendiri sempat melahirkan game VR seperti Playstation VR Worlds beberapa waktu yang lalu, dan masih belum diketahui, tengah mengerjakan proyek teranyar seperti apa. Apakah kehadiran Whyte akan memberikan kontribusi yang signifikan? Kita tunggu saja.

Source: Games Industry

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…