Sony Mengaku Senang Nintendo “Kembali”

Reading time:
June 21, 2017
super mario odyssey

Tak sedikit orang yang mencintai game-game eksklusif yang ditawarkan Nintendo di Nintendo Wii U. Namun sulit disangkal pula, bahwa ia merupakan produk konsol yang gagal. Data penjualan memperlihatkan hanya jutaan unit terjual selama beberapa tahun eksistensinya, jauh tertinggal dari para pesaingnya yang juga terus didukung oleh game-game pihak ketiga. Berita baiknya, Nintendo sepertinya belajar banyak dari kasus Wii U. Konsol hybrid mereka – Switch mulai memperlihatkan momentum yang fantastis, baik dari sisi penjualan, update fitur, hingga tawaran game eksklusif yang sulit untuk ditolak begitu saja. Bukan hanya gamer yang berbahagia saja, tetapi juga sang kompetitor – Sony.

Hal ini diungkapkan oleh Jim Ryan – Global Marketing dan Sales Head dari Sony dalam wawancaranya dengan GameIndustry. Ia secara eksplisit menyebut bahwa ia justru senang bahwa Nintendo akhirnya kembali ke persaingan. Mengapa? Ryan merasa bahwa Switch akan membawa jutaan gamer yang sempat mencintai Nintendo Wii di masa lalu dan absen selama beberapa tahun terakhir ini untuk ke toko dan mencari Switch. Dengan berkumpulnya gamer-gamer seperti ini, Ryan kini punya kesempatan besar untuk memperkenalkan dan menjual Playstation 4.

Berpotensi mengembalikan gamer yang sempat mencicipi Wii dan melewatkan Wii U, Sony justru senang Nintendo
Berpotensi mengembalikan gamer yang sempat mencicipi Wii dan melewatkan Wii U, Sony justru senang Nintendo “kembali” dalam persaingan.

Dengan daya tarik antara keduanya yang berbeda, apa yang diungkapkan oleh Jim Ryan ini memang terhitung cukup rasional. Bagaimana dengan Anda sendiri? Jika Anda termasuk gamer yang belum memiliki keduanya dan punya dana terbatas, manakah yang akan Anda beli – Switch atau PS4?

Source: GamesIndustry.biz

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…