Abed Jadi Pemain PRO DOTA 2 Pertama yang Menembus MMR 10.000

Reading time:
July 3, 2017
abed1

“Apalah artinya MMR?” Jika Anda pernah mendengar kalimat seperti ini muncul dari gamer DOTA 2, maka Anda sepertinya bisa menyimpulkan satu dari dua hal darinya: pertama, ia memang tidak peduli dengan angka MMR yang ia miliki. Atau yang kedua dan yang paling sering terjadi? Ia memiliki angka MMR yang memalukan hingga butuh untuk menjustifikasi kualitas permainannya. Karena pada nyatanya, MMR atau Matchmaking Rating memang menjadi angka yang solid untuk memrepresentasikan kemampuan seorang pemain. Maka karenanya, Anda sering bertemu dengan fakta bahwa sebagian besar pemain PRO DOTA 2 memiliki angka MMR jauh di atas rata-rata.

Semakin banyak Anda menang, semakin tinggi angka MMR Anda. Yang fantastis adalah pencapaian banyak gamer PRO DOTA 2 yang akhirnya berhasil menembus angka 9.000 selama beberapa bulan terakhir. Setelah perjuangan tanpa henti, akhirnya, satu orang gamer PRO DOTA 2 memecahkan rekor angka MMR 10.000 secara resmi dan mengukuhkan dirinya sebagai yang pertama.

Abed dari Digital Chaos menjadi pemain pro DOTA 2 pertama yang menembus MMR 10.000
Abed dari Digital Chaos menjadi pemain pro DOTA 2 pertama yang menembus MMR 10.000

Adalah pemain asal Filipina yang kini bergabung dengan tim Digital Chaos – Abed Azel Yusop yang melakukan hal tersebut. Ia berhasil memenangkan 21 pertandingan dan hanya kalah 4 kali selama satu minggu terakhir untuk mencapai prestasi fantastis tersebut.

Apakah prestasi yang dicapai oleh Abed ini akan “menjamin” posisi aman bagi Digital Chaos untuk turnamen The International 2017 mendatang? Kita tunggu saja. Congrats, Abed!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…