Dev. Titanfall 2 Berharap Gamer Bajakan Nikmati Mode Single Player

Reading time:
July 22, 2017
titanfall-2-part-1-jagatplay-130

Anda bisa suka atau tidak suka dengan game FPS racikan Respawn Entertainment dan EA – Titanfall 2. Namun yang pasti, Anda tidak akan bisa membantah bahwa sejauh ini, mereka mengeksekusi kebijakan terkait game ini dengan sangat baik. Walaupun mendapatkan perlakukan sedikit “tidak adil” dengan rilis yang menjepitnya antara COD: Infinite Warfare dan Battlefield 1 tahun lalu, mereka terus membuat Titanfall 2 sebagai game yang menggoda. Salah satu yang terpenting adalah menjadikannya hadir tanpa skema DLC berbayar. Semua konten tambahan, termasuk item kosmetik, mode baru, hingga Titan baru sekalipun terus meluncur secara cuma-cuma. Kali ini, apa yang mereka bicarakan, akan membuat Anda kian luluh.

Seperti yang kita tahu, Titanfall 2 kini memang sudah tersedia versi bajakannya di duna maya. Walaupun gamer bajakan tak bisa mencicipi mode multiplayer onlinenya, versi bajakan ini membuka kesempatan untuk menyelami mode single player-nya yang tetap fantastis. Respawn Entertainment ternyata menyadari hal tersebut. Namun alih-alih mengutuk dan membencinya, Michael Kalas – sang server engineer justru berharap agar gamer-gamer bajakan menikmati mode single player yang sudah mereka tawarkan. Ia juga menyebut bahwa game-game bajakan ini masih berkomunikasi dengan master server mereka.

Alih-alih mengutuk, Respawn justru berharap gamer bajakan menikmati mode single player yang ditawarkan Titanfall 2.
Alih-alih mengutuk, Respawn justru berharap gamer bajakan menikmati mode single player yang ditawarkan Titanfall 2.
Hal ini disampaikan oleh Michael Kalas - si server engineer.
Hal ini disampaikan oleh Michael Kalas – si server engineer.

Kalas juga berharap bahwa gamer-gamer bajakan yang jatuh hati pada single player pada suatu saat akan memutuskan untuk membeli versi originalnya untuk menikmati mode multiplayer yang juga jadi, salah satu daya tarik utamanya. Apalagi Titanfall 2 berencana untuk melemparkan mode multiplayer Co-Op 4 orang dalam DLC terbarunya secara cuma-cuma. Great move, Respawn..

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…