Kojima Productions Perlihatkan Visual Kabut Memesona Death Stranding

Reading time:
August 3, 2017

Apa itu Death Stranding? Selain Hideo Kojima dan beberapa petinggi Kojima Productions dan Sony, tidak ada yang tahu jelas soal game yang sudah melibatkan beberapa talenta besar Hollywood yang satu ini. Kojima sempat menyebutnya sebagai game action open-world AAA, walaupun tetap menjanjikan mekanik gameplay yang belum pernah ada di industri game sebelumnya. Satu yang pasti, lewat serangkaian screenshot dan trailer awal yang dirilis, ia memang terlihat seperti game dengan visual yang memanjakan mata. Begitu dominannya aspek visual ini, hingga mereka tak ragu membicarakan salah satu aspek yang mungkin akan diabaikan oleh gamer begitu saja – kabut.

Berbicara di presentasi Siggraph 2017 di Los Angeles, Giliam de Carpentier – Tech Programmer Guerillla Games dan Kohei Ishiyama dari Kojima Productions memutuskan untuk membicarakan salah satu aspek visual kunci untuk Death Stranding nantinya – kabut. Menjadikan Decima Engine dari Horizon Zero Dawn sebagai basis, mereka akan mengaplikasikan teknologi baru untuk menciptakan kabut yang lebih realistis. Kojima Productions kabarnya mengembangkan teknologi mereka sendiri untuk mencapai hal tersebut, membuat kabut ini dipengaruhi oleh ragam efek lingkungan yang lain. Anda bisa membaca pendekatan teknisnya di sini.

Death Stranding memperlihatkan efek kabut realistis yang mereka kembangkan khusus.
Death Stranding memperlihatkan efek kabut realistis yang mereka kembangkan khusus.

Death Stranding saat ini sudah dikonfirmasikan mulai berjalan di Playstation 4, walaupun Hideo Kojima sendiri saat ini masih sibuk mengerjakan mekanik gameplay dan cerita yang akan ia usung. Belum ada informasi lebih jauh soal rencana rilis yang ada. That Decima Engine..

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…