Rockstar Dapatkan Tuntutan Hukum untuk GTA: Vice City

Reading time:
August 2, 2017

Siapa yang bilang bahwa tuntutan hukum hanya menyerang rilis game-game terbaru saja? Apa yang tengah dihadapi Rockstar saat ini sepertinya menjadi testimoni jelas bahwa tidak ada game yang “aman” dari proses seperti ini. Benar sekali, mereka baru saja dituntut untuk game mereka yang sudah berusia hampir 15 tahun lamanya – GTA: Vice City. Seperti kasus yang terjadi dengan Lindsay Lohan untuk GTA V beberapa waktu yang lalu, salah satu pihak membawa Rockstar ke meja hijau untuk konten yang mereka tawarkan di sana. Apa yang sebenarnya terjadi?

Adalah Pyschic Readers Network, pemilik hak atas persona karakter peramal di televisi Amerika bernama Miss Cleo lah yang mengajukan tuntutan hukum untuk GTA: Vice City tersebut. Rockstar dianggap telah menggunakan karakter tersebut untuk mencari keuntungan secara ilegal lewat karakter bernama Auntie Poulet yang bisa Anda temukan di sana. Mereka mengklaim bahwa Rockstar sudah mendapatkan keuntungan lebih dari USD 500 juta dari aksi ini, bahkan hingga menyewa aktris Miss Cloe yang sebenarnya – Youree Harris untuk mengisi suara Auntie Poulet.

15 tahun setelah rilis, Rockstar mendapatkan tuntutan hukum atas GTA: Vice City.
15 tahun setelah rilis, Rockstar mendapatkan tuntutan hukum atas GTA: Vice City.

Lantas, mengapa baru mengajukan tuntutan sekarang dan bukannya 15 tahun yang lalu? Psychic Reader Network beralasan bahwa aksi mereka dipicu oleh tindakan Rockstar yang terus merilis ulang GTA: Vice City ke dalam beragam platform dan format selama beberapa tahun terakhir, menarik lebih banyak keuntungan. Oleh karena itu, mereka menganggap bahwa tuntutan hukum ini rasional. Rockstar sendiri menganggap tuntutan hukum ini tidak berdasar dan aneh, siap untuk membela dirinya sendiri apapun yang terjadi.

Ini tentu bukan kali pertama Rockstar berhadapan dengan kasus seperti ini. GTA V juga sempat dituntut oleh aktris ternama – Lindsay Lohan yang berakhir dengan kemenangan Rockstar. Apakah hasil akhir yang sama juga akan terjadi di sini? Kita tunggu saja.

Source: Eurogamer

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…