10 Game Terbaik untuk Diadaptasikan Menjadi Musou!

Reading time:
September 25, 2017
  1. Marvel vs Capcom

Marvel vs Capcom Infinite jagatplay part 1 (50)

Game kolaborasi lain yang terlalu sayang untuk dilewatkan menjadi game Musou tentu saja, Marvel vs Capcom, terutama untuk seri-seri lawasnya yang mengusung kelompok roster lebih solid. Membayangkan karakter superhero dan villain dari semesta Marvel seperti Iron Man, Spiderman, hingga Thor bertarung melawan ratusan musuh dengan serangan yang destruktif, lengkap dengan lusinan karakter ikonik Capcom yang bisa Anda gunakan tentu saja sebuah konsep potensial yang super menggoda. Capcom sendiri juga punya ruang untuk mengaplikasikan begitu banyak jalan cerita untuk menjadi pondasi dari konsep ini. Sistem yang diusung tidak perlu banyak berbeda dibandingkan seri Musou yang selama ini kita kenal, selama mereka bisa meracik animasi serangan spesial tiap karakter dalam format yang lebih sinematik.

  1. For Honor

For-Honor-jagatplay-PART-1-26-600x338

Sebuah seri game yang sempurna? Tidak. Sebuah game fighting yang tercederai karena kebijakan Ubisoft sendiri? Mau tak mau harus diakui, iya. Walaupun demikian, acungan jempol tetap pantas diarahkan pada Ubisoft yang punya keberanian untuk menciptakan sesuatu yang tidak mainstream. Namun di balik kelemahan tersebut, For Honor harus diakui, sebenarnya bisa tampil fantastis sebagai sebuah musou yang punya cita rasa unik. Alih-alih sebuah seri fantasi seperti game-game Musou pada umumnya, mereka bisa meracik ulang mode single-playernya sebagai seri Musou yang didasarkan pada fakta sejarah peradaban masa lampau. Gerakan karakter lambat sesuai dengan physics armor dan senjata yang berat, tetapi tetap memuat pertarungan heroik yang membuat Anda tak sulit membabat ribuan musuh sekaligus akan terasa fantastis. Sisanya? Mempertahankan gore mutilasi dan darah yang ada.

  1. Super Smash Bros

super-smash-bros-wii-u-jagatplay-261-600x337

Sama seperti yang terjadi dengan Marvel vs Capcom atau Kingdom Hearts, apa yang sempat dilakukan Koei Tecmo lewat seri Musou Stars mereka, memang jadi formula yang sepertinya menarik untuk ditiru oleh franchise game lain. Apalagi lewat Zelda dan Fire Emblem, Nintendo tidak terlihat enggan untuk menawarkan konten game spin-off yang sama. Dari semua franchise potensial, mengapa tidak Super Smash Bros? Ia memuat semua karakter yang Anda kenal dari franchise Nintendo selama ini, dari Kirby, Link, Mario, Captain Falcon, hingga Bayonetta sekalipun. Bayangkan jika karakter-karakter iini bertarung melawan begitu banyak musuh yang bisa muncul dari beragam dunia berbeda pula, namun dengan jalinan benang merah cerita yang rasional. I’m gonna play this game so hard!

  1. Suikoden

suikoden

Ada 108 karakter di setiap seri. Ada 5 seri utama sebelum franchise ini “mati” di tangan Konami. Di luar karakter-karakter yang terkadang kembali di beberapa seri, kita bertemu dengan begitu banyak calon roster yang bisa dicicipi dalam game ala Musou. Apalagi sejauh ini, Suikoden berhasil membuktikan bahwa masing-masing karakter ini selalu punya kepribadian dan latar belakang cerita yang menarik, sekaligus karakteristik senjata dan peran yang unik. Yang diperlukan darinya untuk sebuah adaptasi Musou? Menawarkan cerita pertempuran skala besar yang bisa merefleksikan elemen strategi di seri Suikoden II, namun kini, Anda langsung berperan di dalam pertarungan besar tersebut dan menyaksikannya langsung dari medan yang ada. Sistem material untuk memperkuat senjata dengan sistem blacksmith atau untuk mendapatkan rune lebih kuat misalnya, akan menjadi resep fantastis.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…