Dev. Senran Kagura Tertarik Buat Game untuk Gamer Wanita

Reading time:
September 29, 2017
shinobi-refle-senran-kagura-600x280

Sensualitas memang kata yang tidak bisa lepas dari nama Senran Kagura. Karakter dengan desain memanjakan mata, proporsi tubuh menggoda, dan efek gameplay yang menonjolkkan aspek tersebut lebih dalam menjadi kekuatan franchise yang secara konsisten melahirkan seri terbaru ini. Mau diakui ataupun tidak, ini menjadi formula sukses yang terus melambungkan namanya. Dengan semua hal ini jelas memang bahwa Senran Kagura memang menargetkan gamer pria sebagai pasar utama. Berbicara dengan DualShockers, sang developer – Kenichiro Takaki sebenarnya ingin mengembangkan tipe game yang sama, namun ditujukan untuk gamer wanita.

Hal ini ia ungkapkan kepada DualShockers lewat bincang-bincang singkatnya di TGS 2017. Takaki menyebut bahwa ia sebenarnya sangat tertarik untuk menciptakan sebuah game yang lebih menggoda untuk gamer-gamer wanita.Namun sayangnya, ia sendiri saat ini masih belum paham betul apa yang sebenarnya diinginkan oleh gamer-gamer wanita ini. Jadi ia akan melakukan penelitian lebih dalam terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk memulai proyek itu sendiri atau tidak. Takaki juga menyebut bahwa sebenarnya ada banyak wanita yang terlibat dalam proses pengembangan Senran Kagura, dari staff hingga Lead of Promotion sekalipun.

Dev. Senran Kagura menyebut rasa tertariknya untuk menciptakan game yang menarik untuk gamer wanita.
Dev. Senran Kagura menyebut rasa tertariknya untuk menciptakan game yang menarik untuk gamer wanita.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Game seperit apa yang menurut Anda akan “menggoda” para gamer wanita seperti halnya Senran Kagura menggoda gamer pria?

Source: DualShockers

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…