LawBreakers versi PC Sempat Sentuh Hanya 50 Pemain!

Reading time:
September 12, 2017
lawbreakers1

Kualitas tidak selalu menjamin penjualan yang fantastis, ini adalah sebuah fakta menyedihkan yang bisa saja terjadi di semua industri, termasuk video game. Tidak jarang kita melihat beberapa game dengan kualitas fantastis justru berakhir tenggelam dalam waktu cepat karena beberapa faktor eksternal yang tak bisa mereka kendalikan, seperti jadwal rilis berdekatan dengan game populer lainnya atau sekedar perubahan tren gaming yang begitu cepat. Apapun yang tengah terjadi, mimpi buruk inilah yang sepertinya harus dihadapi oleh Cliff Bleszinski dengan game terbarunya – Lawbreakers.

Walaupun sempat dipuja-puji sebagai game arena shooter yang solid dengan gameplay cepat yang akan membuat adrenalin Anda tak sempat beristirahat, Lawbreakers justru berakhir jadi produk yang “gagal” dari sisi penjualan. Untuk sebuah game yang umurnya baru menyentuh umur 1 bulan sejak rilis, perkembangannya mengkhawatirkan. Setelah sempat menyentuh angka di bawah 500 pemain dalam singkat, penurunan tersebut bahkan kian signifikan beberapa jam yang lalu. Data dari SteamCharts menuliskan bahwa angka pemain game shooter ini di PC sempat hanya menyentuh angka 48 orang, atau di bawah 50 orang! Sebuah angka yang tentu saja, menakutkan.

Baru berumur 1 bulan, Lawbreakers sempat menyentuh angka pemain bersamaan di bawah 50 orang.
Baru berumur 1 bulan, Lawbreakers sempat menyentuh angka pemain bersamaan di bawah 50 orang.

Cliff B sendiri masih belum angkat bicara soal “kegagalan” produk terbarunya ini dan alasan di baliknya. Namun satu yang pasti, ia sendiri masih terus memperlihatkan komitmen untuk tidak hanya membenahi, tetapi juga menawarkan konten baru untuknya. Apakah Lawbreakers akan berubah menjadi game free to play dalam waktu singkat? Ataukah Cliff B akan punya rencana belakang layar untuk membuatnya diminati, terutama oleh gamer PC? Kita tunggu saja.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…