The Witcher Jadi Sumber Keuntungan 440 Miliar Rupiah CD Projekt di 2017

Reading time:
September 7, 2017
the-witcher-3-600x375

Menyebutnya sebagai developer dan publisher yang paling dipuja-puji saat ini sepertinya tidak terlalu berlebihan. Tidak hanya karena kualitas game yang fenomenal, terutama di The Witcher 3: Wild Hunt saja, tetapi lewat beragam kebijakan yang tak pernah gagal meluluhkan hati gamer. Dari sekedar menawarkan DLC gratis, menjual Expansion Pack padat konten dengan harga yang bersahabt, hingga terakhir – merilis sebuah video cukup emosional untuk merayakan hari jadinya yang ke-10 untuk para fans. Satu yang pasti, apapun yang sudah dilakukan oleh CD Projekt ini, mereka berhasil meraih kepercayaan gamer yang juga ditranslasikan menjadi keuntungan secara finansial.

CD Projekt akhirnya merilis laporan keuangan mereka untuk tengah tahun pertama 2017 ini. Tidak lagi mengejutkan, mereka berhasil mencatatkan keuntungan bersih hingga USD 33 juta atau sekitar 440 miliar Rupiah. Franchise The Witcher dari CD Projekt Red masih menjadi sumber dominan dari keuntungan tersebut, dengan platform digital mereka – GOG “hanya” berkontribusi sekitar USD 3,5 juta dari total keuntungan yang ada. 97% dari pendapatan tersebut meluncur dari wilayah luar Polandia, terutama Amerika Serikat dan Eropa. Secara garis besar, keuntungan perusahaan ini terbilang sangat sehat.

CD Projekt berhasil mencatatkan keuntungan sekitar 440 Miliar Rupiah untuk tengah tahun pertama 2017 ini, dengan The Witcher sebagai sumber keuntungan dominan.
CD Projekt berhasil mencatatkan keuntungan sekitar 440 Miliar Rupiah untuk tengah tahun pertama 2017 ini, dengan The Witcher sebagai sumber keuntungan dominan.

CD Projekt Red sendiri saat ini tengah sibuk mengerjakan dan merampungkan Cyberpunk 2077, sebuah game action RPG bertema Cyberpunk yang sayangnya, masih belum punya tanggal rilis, detail cerita, hingga video gameplay sekalipun hingga saat ini. Good job, CD Projekt!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…