Marvelous: 30% Fans Senran Kagura Adalah Wanita!

Reading time:
October 10, 2017
shinobi-refle-senran-kagura-600x280

Gamer pria mana yang belum pernah mendengar nama Senran Kagura sebelumnya? Terlepas apakah Anda terlalu malu untuk mencicipinya atau tidak lagi mengindahkan rasa malu untuk mengikuti setiap seri yang ada, ia memang jadi franchise yang sulit untuk ditolak begitu saja. Terlepas dari pendekatan cita rasa action dan beragam seri spin-off yang mengusung gameplay berbeda, sensualitas memang tidak terpisahkan dari franchise yang satu ini. Termasuk seri Peach Beach Splash yang berakhir menjadi game shooter yang fantastis. Namun apakah Senran Kagura memang didesain hanya untuk gamer pria saja? Ternyata tidak.

Dalam wawancara terbaru Game Industry dengan Marvelous Entertainment, sebuah data menarik mengemuka. Sang publisher tersebut mengaku bahwa percaya atau tidak, 30 – 40% dari total pemain Senran Kagura ternyata wanita. Sementara dari usia, game ini justru menarik di mata gamer berusia 20-25 tahun, dan bukannya remaja.

Marvelous menyebut bahwa 30-40% fans Senran Kagura merupakan wanita.
Marvelous menyebut bahwa 30-40% fans Senran Kagura merupakan wanita.

Marvelous juga mengaku bahwa sensualitas sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari Senran Kagura, bahkan menjadi identitasnya. Walaupun demikian, tidak sedikit gamer di luar sana yang berakhir menikmati gameplay, cerita, atau kepribadian karakter yang ada. Nilai Metacritic yang selalu berada di sekitar angka 70 membuktikan hal tersebut, dengan angka user-review yang bisa berakhir bahkan lebih tinggi.

Ini tentu saja menjadi fakta yang menarik bahwa game dengan konten sensualitas ini juga ternyata berakhir “dinikmati” oleh gamer wanita. Bagaimana dengan Anda sendiri? Adakah teman wanita yang Anda kenal, memang menggilai Senran Kagura?

Source: Games Industry

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…