Nintendo Ingin Lepaskan Identitas “Konsol Anak-Anak”

Reading time:
October 16, 2017
Nintendo Switch preview jagatplay (48)

Seberapa sering Anda mendengar komentar bahwa Nintendo adalah konsol “anak-anak”? Sebuah stigma yang sepertinya sulit untuk dihilangkan, terlepas dari beberapa fakta yang bisa menentang pertanyataan tersebut dengan mudah. Fakta bahwa Nintendo masih mengandalkan game-game seperti Mario, Zelda, atau Kirby yang memang punya cita rasa kartun, atau game baru seperti Splatoon yang hadir tanpa kekerasan seolah memperkuat dan mempertegas kondisi tersebut. Namun bukan gamer saja yang merasa demikian, Nintendo juga tampaknya menyadari stigma yang terus melekat kuat pada diri mereka ini. Sesuatu yang hendak mereka ubah dengan Nintendo Switch.

Hal inilah yang disampaikan oleh beberapa publisher Jepang, seperti yang dilansir oleh Wall Street Journal. Menurut pengakuan beberapa publisher dan developer, Nintendo saat ini menyambut game-game dengan konten kekerasan dan sensual dengan tangan terbuka. Dukungan konten seperti ini untuk Switch dipercaya Nintendo bisa menghilangkan stigma bahwa mereka hanya membuat konsol “keluarga”. Oleh karena itu, game-game seperti Nights of Azure 2 dan Shinobi Refle: Senran Kagura menemukan tempatnya di konsol itu. Menariknya lagi? Tak berhenti di sana saja, para developer juga menyebut akan ada lebih banyak game “dewasa” menuju Nintendo Switch di masa depan.

Dev. Jepang menyebut bahwa Nintendo kini lebih terbuka dan aktif untuk merangkul game-game bermuatan kekerasan dan sensualitas. Ini untuk mendorong lepasnya stigam
Dev. Jepang menyebut bahwa Nintendo kini lebih terbuka dan aktif untuk merangkul game-game bermuatan kekerasan dan sensualitas. Ini untuk mendorong lepasnya stigam “konsol anak-anak” dari mereka.

Perubahan kebijakan ini bahkan sempat membuat Takuya Aizu, Chief Executive Inti Creates yang saat ini mempersiapkan Gal Gun 2 terkejut. Ia sempat mengira bahwa game yang mereka racik tidak akan menarik Nintendo sama sekali. Namun yang terjadi, justru sebaliknya. Pembicaraan dengan Nintendo justru menghasilkan feedback positif. Para developer menyebut bahwa Nintendo kini jauh lebih aktif untuk menarik game-game “dewasa” seperti ini di Switch dibandingkan dengan geenrasi-generasi sebelumnya.

Apakah strategi seperti ini akan berhasil? Bagaimana menurut Anda sendiri?

Source: Wall Street Journal via Nintendo Everything

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…